BANDUNG UTARA, PERHUTANI (03/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara melaksanakan penanaman pohon bersama komunitas Pendaki Napas Tua (Penat) di wilyah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibodas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (Manglayang Barat) di blok Curug Cibanban Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Sabtu (03/01).
Hadir dalam acara tersebut Komandan Regu Polhutan Perhutani Bandung Utara Budi Hartono beserta anggota, Kepara Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Cibodas Nana Bely, Ketua Komunitas Pendaki Nafas Tua (PENAT) Jawa Barat Andri Safari beserta anggota dan masyarakat sekitar hutan. Kegiatan penanaman sebanyak ratusan bibit pohon seperti damar, rasamala, pinus, puspa dan mahoni di Curug Cibanban perbatasan antara Kabupaten Subang dan KabupatenBandung Barat.
Atas nama Administratur KPH Bandung Utara Budi Hartono menyampaikan bahwa aksi penanaman ini diharapkan mampu menjaga sumber mata air, mencegah degradasi hutan, dan memperkuat ketahanan ekosistem, sekaligus menjadi contoh nyata kepedulian lingkungan yang berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap pelestarian kawasan hutan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sumber mata air yang berada di kawasan hulu dan selama ini menjadi penopang kehidupan warga di dua wilayah tersebut. Aksi tanam pohon melibatkan Perum Perhutani, sejumlah komunitas pecinta alam, serta masyarakat sekitar kawasan perbatasan.
Jenis pohon yang ditanam meliputi pinus, damar, puspa, mahoni, serta sejumlah tanaman keras lainnya yang dinilai sesuai untuk menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan Curug Cibanban.
“Kami dari Perhutani mendukung penuh kegiatan seperti ini, termasuk penyediaan bibit pohon. Harapannya, kegiatan penanaman dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak komunitas pecinta alam di Jawa Barat,” kata Budi.
Andri Safari selaku Ketua Penat menyampaikan bahwa target kami mencapai 1.000 pohon, namun penanaman dilakukan secara bertahap agar prosesnya optimal dan perawatan tanaman dapat berjalan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan ini difokuskan untuk menjaga kelestarian alam, khususnya keberlangsungan sumber mata air di wilayah perbatasan dua Kabupaten yaitu Subang dan Bandung Barat.
Selain melakukan penanaman, para peserta juga mendapat edukasi mengenai pentingnya kawasan hutan sebagai daerah tangkapan air yang berperan dalam mencegah degradasi lingkungan dan krisis air.
Melalui kegiatan tersebut, PENAT berharap tumbuh kesadaran kolektif lintas wilayah untuk menjaga kelestarian lingkungan.(Kom/PHT/Bdu/Dan)
Editor : MS
Copyright@2026