TRIBUNNEWS.COM (14/12/2025) | Malang masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu saat hari libur.
Jelang musim libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), wajib bagi wisatawan untuk mencoba sensasi liburan berbeda dengan camping serta menikmati kesejukan alam di Malang.
Taman Kemesraan, berlokasi di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menikmati liburan Nataru 2026.
Saat tiba di pintu masuk Taman Kemesraan, pengunjung disuguhi pemandangan jembatan panjang yang membentang di atas sungai alami yang memberikan sentuhan estetik khas alam pegunungan.
Suasana sejuk dipadu dengan suara khas alam, menjadikan Taman Kemesraan yang dikelola oleh Perhutani itu wajib dikunjungi.
Di sepanjang jalur menuju area wisata, deretan bunga warna-warni menambah suasana segar dan menenangkan bagi wisatawan.
Tempat camping juga menjadi lokasi yang wajib dicoba dengan dikelilingi pepohonan serta api unggun saat malam hari.
Tidak hanya itu, berbagai fasilitas pendukung mulai dari tenda, matras, sleeping bag, lampu, hingga makanan juga disiapkan saat anda memesan tempat untuk camping.
Jadi, pengunjung dapat menikmati pengalaman berkemah dengan nyaman tanpa perlu membawa peralatan pribadi.
Pengelola Wisata Taman Kemesraan, Bambang Harianto menjelaskan jika datang, pengunjung cukup membayar Rp 30 ribu per orang.
Sementara untuk camping dengan membawa peralatan sendiri hanya bayar Rp 35 ribu semua sudah termasuk voucher welcome drink yang bisa ditukarkan di kafe.
Khusus untuk yang ingin menikmati fasilitas lengkap camping dari pengelola, pengunjung cukup membayar Rp 200 ribu per orang.
Paket ini sudah termasuk tenda, matras, sleeping bag, dan lampu penerangan.
Tidak hanya itu, kemudahan akses menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang berkunjung.
“Kalau mau camping di sini biayanya Rp200 ribu sudah include tenda, sleeping bag, dan lampu. Kalau bawa perlengkapan sendiri, cukup Rp35 ribu per pax,” terang Bambang, Sabtu (13/12/2025).
Bambang menyebut, antusias pengunjung sangat tinggi apalagi saat weekend bisa mencapai 500 pengunjung.
“Kalau saat week day jumlah pengunjung mencapai sekitar 200 orang per hari, sedangkan pada weekend bisa melonjak hingga 500 wisatawan,” katanya.
Taman Kemesraan sendiri diambil dari kisah cinta dan keserasian yang diwakili oleh cerita tokoh Kamajaya dan Dewi Ratih dengan tujuan menyajikan wisata alam yang dipadukan dengan nilai-nilai luhur budaya Jawa.
Kisah mereka menjadi daya tarik utama dan inspirasi menjadi nama taman dengan dibuatkan patung Kamajaya dan Dewi Ratih yang diletakkan di area depan.
Di sana juga terdapat lima tempat ibadah yang bisa dikunjungi.
Salah satu pengunjung yakni Rani dari Malang mengaku jika ia sengaja datang karena melihat dari media sosial.
“Awalnya lihat di Tiktok, dan ternyata sesuai sih worth it,” terang Rani.
Rani bilang jika suka dengan spot foto kaca besar yang menjadi iconic.
“Paling suka di kaca tadi, bisa untuk foto-fotoan. Kalau suasananya enak banget ketimbang di kota sih. Tiketnya juga murah kok,” katanya.
Hal senada juga dikatakan, Suroto wisatawan dari Sidoarjo yang datang rombongan satu RT.
“Iya di sini pilihan dari RT tadi rombongan ke sini. Tempatnya sangat bagus,” terang Suroto.
Ia mengaku jika suasana alamnya sangat sejuk dan nyaman.
“Sangat sejuk disini, tadi juga anak-anak renang di kolam renang gratis kan bayarnya jadi satu, jadi gak bayar lagi,” jelasnya.
Suroto mengaku sangat suka juga dengan patung-patung dan pintu-pintu bernuansa jadul di Taman Kemesraan.
“Tadi foto-foto di patung bagus-bagus, ada pintu-pintu tempat ibadah tadi juga sangat bagus. Pokok cocoklah kalau kesini,” katanya. (Pur)
Sumber : tribunnews.com