KEDU UTARA, PERHUTANI (05/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan patroli bersama petugas Econique PT Palawi Risorsis, serta pengelola wisata alam PINEA, di kawasan hutan Petak 28, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, yang berada di Desa Selomirah, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Senin (05/01/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya peningkatan keamanan dan keselamatan pengunjung, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu serta potensi pohon mati yang rawan tumbang di area wisata.
Patroli bersama dilakukan dengan menyusuri jalur-jalur wisata, area parkir, serta titik-titik yang sering digunakan pengunjung untuk beraktivitas. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi tegakan, terutama pohon-pohon tua atau mati yang berpotensi membahayakan pengunjung saat terjadi hujan lebat dan angin kencang.
Administratur KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa patroli rutin, di kawasan wisata hutan merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga keselamatan pengunjung sekaligus kelestarian kawasan hutan.
“Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, Perhutani melakukan patroli bersama untuk mengantisipasi potensi risiko, termasuk melakukan pengecekan terhadap pohon mati atau pohon yang rawan tumbang agar dapat segera dilakukan penanganan,” jelasnya.
Ia, menambahkan bahwa pengelolaan wisata alam di kawasan hutan harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek konservasi dan keamanan. Sinergi antara Perhutani, mitra pengelola, dan pengelola wisata di lapangan menjadi kunci terciptanya kawasan wisata yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Perwakilan Econique PT Palawi Risorsis, Arief Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan patroli bersama tersebut sebagai bentuk pengelolaan wisata hutan yang profesional dan berkelanjutan.
“Patroli ini penting untuk memastikan standar keamanan tetap terjaga. Econique PT Palawi Risorsis, bersama Perhutani, dan pengelola wisata terus melakukan pemantauan dan evaluasi, terutama terkait kondisi tegakan serta sarana dan prasarana wisata,” ujarnya.
Pengelola Wisata Alam PINEA, Shanti, turut mengapresiasi langkah Perhutani, dan Econique PT Palawi Risorsis, dalam melaksanakan patroli bersama. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan rasa aman bagi pengelola maupun pengunjung wisata.
“Dengan adanya patroli dan pengecekan langsung di lapangan, kami dapat lebih sigap dalam memberikan imbauan kepada pengunjung, terutama saat cuaca kurang bersahabat. Keamanan pengunjung merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Wisata alam PINEA, yang dikembangkan di kawasan hutan Petak 28, RPH Pagergunung, merupakan salah satu destinasi wisata berbasis alam yang diminati masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan kawasan tidak hanya berfokus pada daya tarik wisata, tetapi juga pada aspek keselamatan pengunjung dan kelestarian lingkungan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026