KEDU UTARA, PERHUTANI (08/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pengecekan pohon tebang bersama calon pembeli kayu sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan kepuasan pelanggan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 38k Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, yang berada di wilayah Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Rabu (07/01).
Kegiatan pengecekan pohon tebang dilakukan dengan metode peninjauan langsung terhadap pohon berdiri yang telah direncanakan untuk ditebang. Melalui kegiatan ini, calon pembeli diberikan kesempatan untuk melihat kondisi fisik, volume, serta kualitas pohon sebelum proses penebangan dilaksanakan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam mewujudkan tata kelola penjualan kayu yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan mitra usaha.
Selain pengecekan pohon, petugas Perhutani juga melaksanakan patroli pengamanan kawasan hutan untuk memastikan kegiatan pengelolaan hutan berjalan sesuai ketentuan, aman, serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kelestarian hutan. Patroli ini sekaligus menjadi sarana pengawasan lapangan terhadap aset hutan negara yang dikelola oleh Perhutani.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan cek pohon tebang bersama calon pembeli merupakan bagian dari standar pelayanan Perhutani dalam proses penjualan hasil hutan kayu.
“Dengan melihat langsung pohon berdiri di lapangan, calon pembeli dapat memperoleh gambaran yang jelas terkait kualitas dan kuantitas kayu yang akan dibeli. Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pembeli, sekaligus meminimalkan potensi perbedaan persepsi di kemudian hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani senantiasa mengedepankan prinsip keterbukaan dan profesionalisme dalam setiap tahapan pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Perhutani dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mitra usaha tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan.
Sementara itu, perwakilan calon pembeli dari PT Integra, Budi Sarinata, mengapresiasi langkah Perhutani yang memberikan kesempatan kepada pembeli untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan sebelum penebangan.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pengecekan pohon berdiri ini. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kami dapat lebih yakin terhadap kualitas kayu yang akan dibeli. Hal ini tentu meningkatkan rasa aman dan kepuasan kami sebagai pembeli,” ungkapnya.
Melalui kegiatan patroli dan pengecekan pohon tebang bersama calon pembeli ini, Perhutani berharap kerja sama dengan mitra usaha dapat terjalin secara berkelanjutan, saling menguntungkan, serta tetap sejalan dengan upaya menjaga kelestarian hutan dan fungsi lingkungan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026