BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (08/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi lingkungan yang diselenggarakan di Balai Desa Ujungbarang, Kecamatan Majenang, Selasa (08/01). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran penting hutan sebagai kawasan resapan air.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Pesahangan, Kepala Desa Ujungbarang, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Majenang, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok tani hutan dan warga sekitar yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Administratur KPH Banyumas Barat, melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pesahangan, Ratmono, dalam paparannya menyampaikan bahwa kawasan hutan di wilayah kerja RPH Pesahangan, termasuk di sekitar Desa Ujungbarang, memiliki peran vital dalam menjaga ketersediaan air tanah serta mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor.

Ia menjelaskan bahwa vegetasi hutan memiliki fungsi hidrologis penting, yaitu menyerap air hujan dan menyalurkannya secara perlahan ke dalam tanah sehingga menjadi sumber air bersih bagi masyarakat.

“Hutan bukan hanya tempat tumbuhnya pohon, tetapi juga berfungsi sebagai penyangga kehidupan. Akar-akar pepohonan membantu menahan air hujan agar tidak langsung mengalir deras ke permukaan, sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan memperkaya cadangan air tanah,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung serta mengajukan pertanyaan seputar konservasi hutan, fungsi resapan air, dan potensi kerja sama pemanfaatan hutan secara lestari.

Dalam kesempatan tersebut, Ratmono, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dengan tidak melakukan penebangan liar, pembakaran lahan, maupun aktivitas lain yang dapat merusak vegetasi hutan. Menurutnya, kolaborasi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci keberlanjutan fungsi ekosistem hutan.

Sementara itu, Kepala Desa Ujungbarang, Tarkono, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani, atas kesediaannya hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ia, menyatakan bahwa Pemerintah Desa Ujungbarang, siap mendukung upaya pelestarian lingkungan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga hutan di sekitar desa. Kami akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan membentuk kelompok masyarakat peduli lingkungan yang bersinergi dengan Perhutani, serta melaksanakan kegiatan penghijauan secara rutin di wilayah desa, ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan sebagai warisan penting bagi generasi mendatang. Perhutani, berharap, melalui kegiatan edukatif seperti ini, kesadaran masyarakat terhadap fungsi dan manfaat hutan semakin meningkat sehingga upaya pelestarian dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Byb/Twn)

Editor: Tri

Copyright © 2026