PURWODADI, PERHUTANI (11/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tumpuk, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengarahan kepada kru tenaga tebang di petak 105B-2, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Teges, BKPH Tumpuk, pada Sabtu (11/01). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman kru tebang terkait prosedur kerja, keselamatan kerja, serta komitmen terhadap pengelolaan hutan yang lestari.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas BKPH Tumpuk, bersama kru tenaga tebang, yang akan melaksanakan kegiatan tebangan jati di petak 105B-2. Petak tersebut merupakan areal tebangan habis (A2) kayu jati, wilayah RPH Teges, dengan luas sekitar 2,8 hektare, dan target volume 281,6 m³, yang masuk dalam rencana tebangan tahun berjalan.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, menyampaikan bahwa dalam pengarahan tersebut, petugas BKPH Tumpuk, memberikan materi terkait teknik tebangan yang benar, penerapan standar keselamatan kerja, disiplin operasional di lapangan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan tebangan berlangsung. Kru tebang, juga diingatkan untuk selalu mematuhi ketentuan perusahaan serta menjaga kelestarian tegakan tinggal dan lingkungan sekitar.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, melalui Administratur KPH Purwodadi, yang diwakili Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tumpuk, Aries Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pengarahan ini merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tebangan.

“Kegiatan sosialisasi dan pengarahan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kru tebang memahami prosedur kerja, standar keselamatan, serta komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan lestari. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap kegiatan tebangan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana produksi,” jelasnya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, juga menyampaikan penegasan dari Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Teges, Subadri, mengenai pentingnya kedisiplinan dan kerja sama antara petugas lapangan dan kru tenaga tebang.

“Kami berharap kru tebang, dapat menerapkan arahan yang telah disampaikan, khususnya terkait keselamatan kerja dan ketelitian dalam proses tebangan. Sinergi yang baik di lapangan akan mendukung keberhasilan kegiatan tebangan sekaligus menjaga kondisi hutan tetap terpelihara,” ujarnya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, turut menyampaikan tanggapan dari salah satu kru tenaga tebang asal Desa Teges, Supri, yang menyambut baik kegiatan pengarahan tersebut.

“Kami merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Arahan dari petugas membuat kami lebih paham cara kerja yang aman dan benar. Semoga kegiatan tebangan ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi kami semua,” ungkapnya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, menegaskan komitmennya untuk melaksanakan kegiatan tebangan secara profesional, aman, dan berorientasi pada kelestarian hutan serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026