PATI, PERHUTANI (12/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, mendampingi Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, dalam meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), di dua lokasi wilayah pangkuan KPH Pati, Senin (12/01/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan serta kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan satuan teritorial dimaksud. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Petak 27 dan 28 seluas 90,7 hektare, yang berada di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bondo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Klumobangsri, Desa Jerekwangi, Kabupaten Jepara, serta Petak 11 dan 12 seluas 98,8 hektare, di RPH Karanganyar, BKPH Muria Patiayam, Kabupaten Kudus.

Peninjauan lokasi tersebut turut dihadiri jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) setempat, baik dari Kodim 0719 Jepara, maupun Kodim 0722 Kudus, unsur instansi pemerintahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Administratur KPH Pati Sukmono, Edwi Susanto, menyampaikan komitmen Perhutani, dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional. Ia, menegaskan bahwa kawasan hutan merupakan milik negara, sedangkan Perhutani bertugas sebagai pengelola.

“Perhutani, berkomitmen mendukung program pemerintah, termasuk rencana pembangunan Yon TP ini, dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, kolaborasi antara Perhutani, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), diharapkan dapat menjaga kelestarian hutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan dengan baik.

Sementara itu, Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, menjelaskan bahwa pembangunan Yon TP, merupakan bagian dari penguatan satuan teritorial TNI Angkatan Darat. Kehadiran Yon TP, tidak hanya berfungsi dalam aspek pertahanan, tetapi juga mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Yon TP, disiapkan untuk hadir bersama rakyat. Selain tugas pertahanan, satuan ini juga akan membantu percepatan pembangunan daerah, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Ia, menegaskan bahwa pembangunan Yon TP, akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan lahan serta dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Seluruh proses pembangunan akan dikoordinasikan dan disinergikan dengan pemerintah daerah serta unsur terkait.

“Prinsipnya, kami ingin satuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan menjadi motor penggerak pembangunan wilayah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI, dengan rakyat,” pungkasnya. (Kom-PHT/Pti/Rsw)

Editor: Tri

Copyright © 2026