KEDU UTARA, PERHUTANI (19/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melalui TK Tunas Rimba Magelang, menyelenggarakan kegiatan outing class, ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, sebagai upaya menanamkan edukasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan pembelajaran luar kelas tersebut diikuti oleh 37 anak didik yang didampingi oleh empat orang guru serta anggota komite sekolah, pada Rabu (14/01).
Kegiatan outing class, ini bertujuan untuk mengenalkan pentingnya ketertiban berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini. Dengan suasana belajar yang berbeda dari kegiatan belajar mengajar di sekolah, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh petugas Dishub Kota Magelang. Anak-anak diberikan edukasi dasar mengenai rambu-rambu lalu lintas, pentingnya disiplin di jalan raya, serta kewajiban menggunakan helm saat berkendara, khususnya ketika dibonceng sepeda motor oleh orang tua.
Selain menerima penjelasan secara langsung, para siswa juga diajak melihat ruang pemantauan lalu lintas melalui command center, dan CCTV Kota Magelang. Melalui fasilitas tersebut, anak-anak diperkenalkan bagaimana petugas memantau kondisi lalu lintas di berbagai titik kota secara real time. Pengalaman ini menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak karena mereka dapat melihat aktivitas kota melalui layar monitor sekaligus memahami bahwa ketertiban lalu lintas diawasi demi keselamatan bersama.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini sejalan dengan komitmen Perhutani dalam mendukung pendidikan karakter sejak usia dini.
“TK Tunas Rimba, sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Perhutani, tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter, termasuk kesadaran akan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Perhutani, berharap edukasi seperti ini dapat tertanam sejak dini dan dibawa hingga mereka dewasa,” ujarnya.
Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Magelang, Ety Yulianty, mengungkapkan bahwa outing class, merupakan metode pembelajaran yang efektif bagi anak-anak karena memberikan pengalaman belajar secara langsung.
“Anak-anak sangat senang dan antusias. Dengan melihat langsung dan berinteraksi, pesan tentang pentingnya memakai helm dan tertib di jalan menjadi lebih mudah dipahami,” jelasnya.
Sementara itu, petugas Dishub Kota Magelang, Putu Yana, menyambut baik pelaksanaan kegiatan outing class, tersebut dan mengapresiasi inisiatif TK Tunas Rimba Magelang, yang telah mengenalkan edukasi lalu lintas sejak usia dini.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Edukasi keselamatan berlalu lintas idealnya dimulai sejak anak-anak agar ke depan tercipta generasi yang sadar aturan dan keselamatan di jalan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan outing class ini, diharapkan para siswa TK Tunas Rimba Magelang, tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga membawa pulang pengetahuan penting tentang keselamatan berlalu lintas. Sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai disiplin dan keselamatan sejak usia dini. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026