BALAPULANG, PERHUTANI (21/01/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Barat, dan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Malahayu, terus memperkuat upaya pengamanan hutan dengan menjalin kolaborasi lintas wilayah bersama Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan. Kegiatan kolaborasi tersebut dilaksanakan di Pos Perbatasan Petak 108 A, RPH Malahayu, yang merupakan wilayah perbatasan Provinsi Jawa Tengah, dan Jawa Barat, Selasa (20/01).

Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam rangka pengamanan hutan di kawasan perbatasan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan serta menjaga kelestarian sumber daya hutan secara berkelanjutan.

Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, mencatat kehadiran jajaran Perhutani KPH Kuningan, antara lain Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cibingbin, Abdul Rochim, jajaran Polisi Hutan KPH Kuningan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cipondok, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibeureum, serta petugas lapangan RPH Cibeureum. Sementara dari Perhutani, KPH Balapulang, hadir Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Malahayu, petugas lapangan RPH Malahayu, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri Desa Penanggapan.

Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, melalui Administratur KPH Balapulang, yang diwakili Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Barat, Tarlam, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan wujud komitmen Perhutani, dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terhadap berbagai potensi gangguan.

“Pengamanan hutan di wilayah perbatasan membutuhkan kerja sama yang solid antar-KPH. Dengan kolaborasi ini, diharapkan koordinasi di lapangan semakin kuat sehingga hutan tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cibingbin, Abdul Rochim, menambahkan bahwa sinergi lintas wilayah sangat penting untuk menciptakan pengamanan hutan yang efektif dan berkesinambungan. Menurutnya, komunikasi yang intensif serta patroli bersama di wilayah perbatasan menjadi kunci dalam menekan potensi pelanggaran dan gangguan hutan.

Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, juga mendapatkan dukungan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri Desa Penanggapan. Perwakilan LMDH, Walsan, menyatakan kesiapan untuk terus berperan aktif bersama Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan, khususnya di wilayah RPH Malahayu.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani, berharap sinergi antara Perhutani KPH Balapulang, dan KPH Kuningan, semakin memperkuat pengamanan hutan di wilayah perbatasan Jawa Tengah, dan Jawa Barat, serta mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Bpl/mmy)

Editor: Tri

Copyright © 2025