Monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan penerapan sistem sadapan harian berjalan sesuai dengan ketentuan teknis, tidak merusak tegakan, serta memberikan hasil yang optimal, baik dari sisi produksi maupun dampak ekonomi bagi penyadap. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, uji coba sadapan harian menunjukkan peningkatan hasil sadapan dibandingkan dengan metode sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai positif karena mampu meningkatkan pendapatan penyadap secara berkelanjutan.
Wakil Administratur KPH Kedu Utara Cecep Gusdiana, menyampaikan bahwa Perhutani, secara konsisten mengedepankan prinsip keseimbangan antara aspek produksi, kelestarian hutan, dan kesejahteraan mitra kerja. Menurutnya, penerapan uji coba sadapan harian merupakan salah satu inovasi teknis yang terus dikawal agar memberikan manfaat nyata bagi semua pihak.
“Perhutani, mengutamakan kesejahteraan mitra kerja, khususnya para penyadap. Dengan adanya uji coba sadapan harian ini, Perhutani, melihat hasil sadapan meningkat tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan pelaksanaannya sesuai standar dan dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ujar Cecep Gusdiana.
Ia, menambahkan bahwa Perhutani, juga terus melakukan pendampingan teknis kepada para penyadap, mulai dari tata cara penyadapan yang benar, pengaturan bidang sadap, hingga pemeliharaan pohon pinus agar tetap produktif dalam jangka panjang. Dengan demikian, peningkatan produksi getah diharapkan dapat berjalan seiring dengan terjaganya kelestarian hutan.
Salah satu penyadap, Tirah, mengungkapkan bahwa penerapan sistem sadapan harian memberikan dampak positif terhadap penghasilannya.
Ia, merasakan hasil sadapan yang lebih stabil dan meningkat sehingga sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Dengan sadapan harian, hasilnya lebih banyak dan lebih rutin. Kami merasa terbantu dan berharap sistem ini bisa terus dilanjutkan,” ungkap Tirah.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Perhutani, berharap sistem sadapan harian dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produktivitas getah pinus sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar hutan. Perhutani, berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pengelolaan hutan yang berorientasi pada kelestarian dan kesejahteraan bersama. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)