KEDU UTARA, PERHUTANI (21/01/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, mengundang jajaran Race Management, selaku penyelenggara event Banaran Trail Run, untuk melaksanakan koordinasi dan paparan teknis di Ruang Robusta Kantor KPH Kedu Utara. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Administratur KPH Kedu Utara, beserta jajaran sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan olahraga lari lintas alam yang akan diselenggarakan di kawasan hutan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku pada Selasa (20/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Perhutani, menegaskan pentingnya pemenuhan aspek perizinan, keselamatan, serta kesiapan teknis sebelum pelaksanaan kegiatan. Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, meminta kepada pihak penyelenggara untuk memaparkan secara rinci rute yang akan dilalui peserta Banaran Trail Run, mengingat jalur tersebut berada di jalur pendakian Gunung Sumbing, via Banaran, yang masuk kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kemloko, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung.
Paparan rute menjadi perhatian utama karena karakter jalur pendakian memiliki tingkat risiko tertentu, baik dari sisi topografi, kondisi cuaca, maupun intensitas aktivitas pengunjung kawasan hutan.
“Aspek keselamatan menjadi prioritas utama Perhutani. Setiap kegiatan di dalam kawasan hutan harus menjamin keamanan peserta, menjaga kelestarian hutan, serta tidak mengganggu fungsi kawasan. Oleh karena itu, Perhutani, meminta paparan rute yang jelas dan kelengkapan dokumen pendukung, termasuk rencana pengamanan dan mitigasi risiko,” tegasnya.
Selain pengamanan jalur, ketersediaan tim medis juga menjadi poin penting dalam pembahasan. Perhutani, menekankan bahwa penyelenggara wajib menyiapkan tim medis yang memadai, lengkap dengan peralatan serta rencana penanganan darurat, mengingat kegiatan Banaran Trail Run, melibatkan aktivitas fisik berat di alam terbuka dan kawasan pegunungan.
Perwakilan Race Management Banaran Trail Run, Damar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep kegiatan dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Ia, menjelaskan bahwa rute yang dirancang memanfaatkan jalur pendakian yang sudah ada, dengan penempatan marshal dan relawan di titik-titik strategis, serta dukungan tim medis yang siaga selama kegiatan berlangsung.
“Kami berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Perhutani. Keselamatan peserta dan kelestarian lingkungan menjadi perhatian utama kami dalam penyelenggaraan event ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Perhutani, KPH Kedu Utara, berharap terbangun sinergi yang baik dengan penyelenggara kegiatan olahraga alam. Pada prinsipnya, Perhutani, mendukung kegiatan positif di kawasan hutan sepanjang dilaksanakan sesuai regulasi, mengedepankan aspek keselamatan, serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026