PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (22/01/2026) │Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, mengajak siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Wisnu, dan SDN Wisnu, untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan rawan longsor dalam rangka menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada Rabu, (21/01/2026) dan dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Eko Pranoto, beserta jajaran. Turut hadir para guru pendamping, salah satunya guru SDN 2 Wisnu, Puspitasari, yang mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung.

Penanaman dilakukan di kawasan rawan longsor sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan tanah dan kelestarian lingkungan. Selain melakukan penanaman, para siswa juga mendapatkan edukasi singkat mengenai pentingnya hutan, fungsi pohon dalam mencegah longsor, serta peran generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Eko Pranoto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter bagi anak-anak.

“Kami ingin menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak usia dini. Dengan melibatkan siswa sekolah dasar, diharapkan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kelestarian hutan,” ujarnya.

Sementara itu, guru SDN 2 Wisnu, Puspitasari, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

Ia, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran di luar kelas yang bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, Perhutani, KPH Pekalongan Timur, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dan masyarakat, dalam menjaga kelestarian hutan serta mendukung upaya pencegahan bencana di wilayah rawan longsor. (Kom-PHT/Pkt/Ran)

Editor: Tri

Copyright © 2026