SURAKARTA, PERHUTANI (22/01/2026) | Komitmen Perum Perhutani dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar hutan kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp50 juta. Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Perhutani KPH Surakarta pada Kamis (18/01) dan dialokasikan untuk perbaikan serta pengaspalan jalan di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Akses jalan desa menjadi salah satu infrastruktur vital yang menopang mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta kelancaran layanan sosial. Sejalan dengan pemberitaan daring mengenai peran BUMN dalam penguatan infrastruktur dasar pedesaan, program ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Administratur Perhutani KPH Surakarta melalui Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum, dan IT Dionysius Andi Pradana Putra menyampaikan bahwa penyaluran TJSL tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Ia menjelaskan bahwa bantuan pengaspalan jalan Desa Ceporan diarahkan agar berdampak langsung, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas warga dan distribusi hasil usaha. Perhutani berkomitmen menjadikan TJSL sebagai instrumen pembangunan yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, serta menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah desa dan panitia pelaksana.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengaspalan Jalan Indrat Triwening menilai program tersebut memiliki nilai strategis bagi lingkungan dan sosial. Ia menyampaikan bahwa infrastruktur jalan yang baik dapat mengurangi risiko debu dan genangan, meningkatkan keselamatan, serta memperlancar akses warga terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan. Dari perspektif lingkungan, perencanaan yang tepat dinilai mampu meminimalkan dampak negatif dan mendukung tata kelola desa yang lebih ramah lingkungan.
Ke depan, penyaluran TJSL ini diharapkan menjadi pemicu kolaborasi berkelanjutan antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan infrastruktur yang semakin baik, Desa Ceporan diharapkan tumbuh lebih produktif, aman, dan sejahtera. Perhutani menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak luas, tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan di wilayah sekitar hutan. (Kom-PHT/Ska/Mar)
Editor: Tri
Copyright © 2026