KEDU SELATAN PERHUTANI (23/01/2026) | Perum Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan, mendukung kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0708 Purworejo, dalam rangka tahapan awal rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP), di wilayah Kabupaten Purworejo. Kegiatan survei tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/01).
Survei lapangan dipimpin langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, didampingi Kapten Inf Afik Sutanto, selaku Perwira Seksi Teritorial (Pasiter), dan Kapten Cba Purwoko, S.Sos. selaku Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kodim 0708 Purworejo, beserta jajaran lainnya.
Kegiatan survei dilakukan di kawasan hutan Perhutani KPH Kedu Selatan, tepatnya di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Purworejo, meliputi Petak 96, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Loano, serta Petak 89 dan 90, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gebang. Lokasi tersebut menjadi alternatif lahan yang direncanakan untuk pembangunan satuan Batalyon TP.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim Purworejo, meninjau secara langsung kondisi medan, akses jalan, kontur lahan, serta lingkungan sekitar kawasan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan. Peninjauan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran riil di lapangan sebelum memasuki tahapan perencanaan lebih lanjut.
Dandim Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyampaikan bahwa survei lapangan merupakan langkah penting dalam proses perencanaan pembangunan satuan teritorial.
“Survei ini kami lakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sebagai bahan pertimbangan sebelum masuk ke tahap perencanaan selanjutnya. Pembangunan Batalyon Teritorial, Pembangunan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pertahanan wilayah sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial di Kabupaten Purworejo,” jelasnya.
Kegiatan peninjauan lokasi turut didampingi oleh jajaran Kodim 0708 Purworejo, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Purworejo, serta Kepala Desa Bendosari, Joko Wiyono. Sinergi antara TNI, Perhutani, dan pemerintah desa dinilai penting agar rencana pembangunan dapat berjalan selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kegiatan survei lapangan ini, Kodim Purworejo, bersama Perhutani, menegaskan komitmen dalam merencanakan pembangunan satuan teritorial secara matang, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan pertahanan negara serta kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. (Kom-PHT/Kds/Bhs).
Editor: Tri
Copyright © 2026