MOJOKERTO, PERHUTANI (25/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto melalui Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kasah melaksanakan aksi siaga dan antisipasi bencana pohon tumbang menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pos Pantau Temu (PTM) 01 dengan bersinergi bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Sambeng, Sabtu (24/01).
Aksi siaga ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan korban jiwa akibat pohon tumbang, khususnya di jalur rawan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Petugas Perhutani bersama aparat kepolisian melakukan pemantauan kondisi tegakan, identifikasi pohon rawan tumbang, serta kesiapsiagaan penanganan darurat apabila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.
Kegiatan siaga bencana ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap potensi gangguan keselamatan akibat intensitas hujan yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan. Selain penanganan awal di Pos PTM 01, kegiatan dilanjutkan dengan mitigasi terhadap pohon-pohon yang condong ke arah jalan raya jalur Sambeng–Mantup yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Perhutani KPH Mojokerto, Danang Samsul Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus keselamatan masyarakat. “Kegiatan siaga bencana ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif pasca hujan, khususnya terhadap potensi pohon tumbang. Sinergi dengan kepolisian sangat penting agar penanganan dapat dilakukan cepat dan tepat,” ujar Danang.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sambeng, IPTU Miftachul Choir, juga mengapresiasi kolaborasi aktif ini. Menurutnya, kerja sama lintas instansi adalah kunci utama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah rawan. “Sinergi antara Perhutani dan Polri menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, terutama pada jalur-jalur rawan yang terdampak cuaca ekstrem. Dengan koordinasi yang baik, potensi bahaya dapat segera diantisipasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Mojokerto bersama kepolisian dan instansi terkait berharap dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang serta memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Hingga kegiatan selesai dilaksanakan, situasi terpantau aman dan kondusif. (Kom-PHT/Mjk/Ric)
Editor:Lra
Copyright©️2026