KEDIRI, PERHUTANI (26/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersama Paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan (PLMDH) Watu Kandang melaksanakan penanaman 500 bibit kopi di kawasan hutan produktif Petak 54 H Blok Bokong Semar, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumurup, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Trenggalek, Sabtu (24/01).
Kegiatan ini diikuti jajaran Perhutani KPH Kediri, PLMDH Watu Kandang, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Trenggalek, unsur Tiga Pilar Pemerintah Desa Ngares, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, serta masyarakat sekitar.
Administratur Perhutani KPH Kediri, Miswanto, melalui Wakil Administratur Kediri Selatan, Hermawan, menyampaikan bahwa penanaman kopi merupakan bagian dari penerapan pola agroforestri untuk mengoptimalkan lahan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Tanaman kopi ditanam di bawah tegakan hutan guna menjaga fungsi ekologi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Hermawan menambahkan, kegiatan ini juga mendukung program pengayaan tanaman dan rehabilitasi hutan tahun 2026. Selain kopi, Perhutani KPH Kediri secara berkelanjutan menanam berbagai jenis multi-purpose tree species (MPTS) untuk menjaga ketersediaan air dan mitigasi bencana.
Ketua PLMDH Watu Kandang, Ahmad Tohari, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap budidaya kopi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngares dan sekitarnya. (Kom-PHT/Kdr/Ton)
Editor: Lra
Copyright©️2026