JATIROGO, PERHUTANI (26/1/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo bersama Komando Rayon Militer (Koramil) 0812/23 Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan patroli gabungan dan pemasangan himbauan rawan tanah longsor sebagai upaya mitigasi bencana alam pada musim penghujan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 161 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kaligede, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bate, Senin (26/1/2026).

Patroli gabungan ini menyasar kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga serta jalur-jalur tebing dengan tingkat kemiringan tinggi. Kegiatan difokuskan pada pemantauan keamanan kawasan hutan sekaligus peninjauan titik-titik rawan tanah longsor yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan pengguna jalan, terutama saat curah hujan tinggi.

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bate, Didi Triarsa, mewakili Administratur Perhutani KPH Jatirogo, menyatakan Langkah preventif ini merupakan bentuk sinergi antara rimbawan dan TNI untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian hutan serta menghadapi cuaca ekstrem saat ini.

“Patroli ini bertujuan untuk memetakan kembali titik rawan bencana di kawasan hutan. Kami bersama rekan-rekan TNI dari Koramil juga memasang banner himbauan di lokasi rawan tanah longsor dan pohon tumbang. Kami menghimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi,” ujar Didi.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 0812/23 Kedewan, Kapten Infanteri Hariyanto, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung upaya pencegahan dini demi keselamatan warga. Ia menginstruksikan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk aktif melaksanakan patroli bersama Perhutani.

“Pemasangan papan peringatan ini agar warga lebih berhati-hati saat melintas atau bekerja di area tebing. Ini adalah wujud sinergi kami menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan patroli gabungan berjalan lancar dan kondusif. Tim menyisir kawasan hutan RPH Kaligede, BKPH Bate, serta memasang papan peringatan pada titik-titik yang dinilai paling rawan tanah longsor. (Kom/PHT/Jtr-Eva)

 

Editor: Lra
Copyright©️2026