LAWU DS, PERHUTANI (28/01/2026) | Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds, Adi Nugroho, bersama jajaran KPH Madiun melaksanakan kunjungan koordinasi yang disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0802 Ponorogo, Letnan Kolonel Artileri Pertahanan Udara (Arh) Farauk Saputra, di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0802 Ponorogo.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), guna memberdayakan ekonomi masyarakat serta menjaga kondusivitas di sekitar kawasan hutan wilayah Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (27/01)

Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa kedatangannya  untuk silahturahmi sekaligus berkoordinasi. Tujuannya sebagai bentuk sinergi dan penguatan kerjasama lintas sektoral, khususnya terkait pembahasan dukungan program pemerintah tentang rencana pegembangan KDMP di Kabupaten Ponorogo.

“Kami Perhutani siap mendukung, menyukseskan program pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia dalam memberdayakan masyarakat melalui lembaga koperasi. Kami berharap dengan melalui pengembangan KDMP, semoga mampu mendorong peningkatan dan penguatan perekonomian masyarakat desa utamanya di sekitar kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Ia menambahkan komitmen Perhutani untuk terus mengawal proses pembangunan hingga terealisasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama yang berada di sekitar hutan”, tutupnya

Sementara itu, Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, menegaskan bahwa jajaran Kodim 0802 Ponorogo siap bersinergi dan mendukung program pemerintah khususnya KDMP yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa dan siap memberikan pengamanan bantuan hukum bila ada gangguan pengerusakan hutan.

Melalui musyawarah tersebut, diharapkan tercapai kesepahaman dan sinergi antar instansi dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya pemberdayaan masyarakat desa, menciptakan kondusivitas wilayah serta penguatan kemitraan antara Perhutani, TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat sekitar hutan”, pungkasnya. (Kom-PHT/Lwuds/Ek)

Editor:Lra
Copyright©2026