MANTINGAN, PERHUTANI (02/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan, melaksanakan kegiatan doa bersama dan selamatan secara sederhana dalam rangka memperingati Bulan Sya’ban, atau bulan ruwah, yang merupakan bulan ke-8, dalam penanggalan Jawa. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Dinas Administratur, KPH Mantingan, Senin, (02/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran Administratur se-Blora Raya, jajaran Kepala BKPH, karyawan KPH Mantingan, serta masyarakat sekitar Desa Pandean.

Administratur, KPH Mantingan, Rohasan, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Ia, menjelaskan bahwa doa bersama dalam peringatan Bulan Sya’ban, atau bulan ruwah, merupakan bentuk penghormatan kepada orang tua maupun leluhur yang telah tiada.

Ia, berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan sinergi antara jajaran Perhutani, dan masyarakat, sekaligus memohon keberkahan serta kemudahan dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Dengan doa bersama ini, kami berharap seluruh rangkaian pekerjaan Perhutani, selalu diberikan kemudahan dan kelancaran, serta dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain itu, Rohasan, juga menyampaikan rasa syukur atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025.

Ia, berharap seluruh jajaran senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam bekerja, serta perlindungan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia, juga menekankan pentingnya menjaga sinergi, kekompakan, dan semangat kebersamaan demi tercapainya tujuan bersama.

Sementara itu, Ketua Rukun Tetangga Desa Pandean, Agus Mulyanto, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas pelaksanaan kegiatan doa bersama tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani, atas undangan dalam kegiatan ini. Semoga doa bersama ini berjalan dengan baik serta dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergi antara jajaran Perhutani, se-Blora Raya, dalam menyukseskan pengelolaan hutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan doa bersama dan selamatan ini, Perhutani, KPH Mantingan, berharap sinergi antara jajaran Perhutani, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Mnt/Joyo)

Editor: Tri

Copyright © 2026