PEKALONGAN, PERHUTANI (03/02/2026) | Akibat terputusnya akses jalan menuju lokasi penimbunan getah, Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paninggaran, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kandangserang, mengambil langkah cepat dengan mengoptimalkan kendaraan dinas sebagai sarana angkutan getah, Senin, (02/02/2026).
Administratur, KPH Pekalongan Timur, melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kandangserang, Rifqi Ardiansyah, secara langsung menghubungi Komandan Regu KPH Pekalongan Timur, Suparlan, guna mengoordinasikan pengangkutan getah agar kegiatan sadapan tetap berjalan dan tidak menghambat proses produksi.
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat Perhutani, KPH Pekalongan Timur, dalam menghadapi kendala lapangan, khususnya akibat kerusakan dan terputusnya akses jalan yang selama ini digunakan sebagai jalur utama angkutan hasil hutan bukan kayu (HHBK), berupa getah.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kandangserang, Rifqi Ardiansyah, menyampaikan bahwa optimalisasi kendaraan dinas merupakan solusi sementara agar getah hasil sadapan dapat segera diangkut dan tidak menumpuk di lapangan.
“Dengan kondisi akses jalan yang terputus, kami berupaya memaksimalkan sarana yang ada agar pengangkutan getah tetap berjalan lancar, aman, dan tidak merugikan para penyadap,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Regu, KPH Pekalongan Timur, Suparlan, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang cepat dan pemanfaatan sarana yang tersedia menjadi kunci dalam menjaga kelancaran operasional di lapangan.
“Kami langsung menindaklanjuti arahan Kepala RPH Kandangserang, dengan mengerahkan personel dan kendaraan dinas untuk membantu angkutan getah. Ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama agar produksi tetap berjalan meskipun ada kendala akses,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara petugas lapangan dan jajaran Perhutani, KPH Pekalongan Timur, kegiatan pengangkutan getah dapat terlaksana dengan tertib. Diharapkan langkah ini mampu menjaga keberlanjutan produksi getah sekaligus mendukung kesejahteraan penyadap di wilayah BKPH Paninggaran, khususnya RPH Kandangserang. (Kom-PHT/Pkt/Ran)
Editor: Tri
Copyright © 2026