SARADAN, PERHUTANI (04/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan menggelar sosialisasi program kemitraan tanaman tebu dan agroforestry bersama Koperasi Produsen Berkah Mulya Abadi sebagai upaya untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar hutan yang dilaksanakan di Petak 159b Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jambi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilangan Selatan, Selasa (03/02).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran KPH Saradan, Kepala Desa Duren, Tim Pendamping Masyarakat (TPM), serta anggota Koperasi Produsen Berkah Mulya Abadi. Sosialisasi membahas rencana program tanaman tebu kemitraan, kerja sama kehutanan, optimalisasi pendapatan agroforestry, bidang keamanan hutan, serta penggunaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Wakil Administratur Saradan Selatan, Deny Yadianurtopo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan. “ Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terkait rencana pengelolaan hutan berbasis kemitraan. Program tebu kemitraan dan agroforestry tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan Perhutani di tahun 2026, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kelestarian hutan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran koperasi dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan produktif. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen bersama dalam menjaga hutan dan menjalankan kerja sama sesuai aturan yang telah disepakati,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Duren, Sutaji, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Saradan atas keterlibatan masyarakat desa dalam program kemitraan kehutanan.“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini karena dapat membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Duren. Dengan adanya pendampingan dan sosialisasi seperti ini, masyarakat menjadi lebih memahami tata kelola hutan yang baik serta peluang usaha yang dapat dikembangkan secara legal dan berkelanjutan, Ia juga berharap program kemitraan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa tanpa mengabaikan kelestarian hutan.” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Saradan berharap terjalin kerja sama yang solid dengan koperasi dan masyarakat, sehingga pengelolaan hutan dapat berjalan aman, produktif, dan berkelanjutan serta mendukung pencapaian target pendapatan agroforestry tahun 2026. (Komp-PHT/Srd/Sam).

 

Editor:Lra
Copyright©2026