BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (04/02/2026) | Guna memastikan kelestarian sumber daya alam serta mengantisipasi terjadinya tindak pidana kehutanan, Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, melaksanakan pertemuan koordinasi strategis dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya proaktif untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan hutan di wilayah hukum Kecamatan Karangpucung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur, KPH Banyumas Barat, yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sidareja, Sukirto. Sementara itu, dari pihak kepolisian hadir Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Karangpucung, AKP Sugeng Iswantoro.
Dalam sambutannya, Kepala BKPH Sidareja, Sukirto, menyampaikan pesan dari Administratur, KPH Banyumas Barat, bahwa tantangan pengamanan hutan saat ini membutuhkan kolaborasi lintas instansi yang solid.
Ia, menekankan pentingnya komunikasi intensif antara petugas lapangan Perhutani, khususnya Polisi Hutan (Polhut), dengan aparat Kepolisian, untuk mencegah praktik ilegal seperti pembalakan liar (illegal logging), perambahan lahan, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Polsek Karangpucung. Luasnya kawasan hutan di wilayah BKPH Sidareja, yang mencakup area Karangpucung, membutuhkan pengawasan ekstra. Melalui koordinasi ini, kita menyelaraskan persepsi dalam penanganan gangguan keamanan hutan agar lebih efektif dan efisien,” ujar Sukirto, saat memberikan keterangan di Mapolsek Karangpucung.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Karangpucung, AKP Sugeng Iswantoro, menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh upaya perlindungan hutan. Menurutnya, hutan bukan hanya aset negara secara materiil, tetapi juga penyangga kehidupan masyarakat sekitar, terutama terkait ketersediaan air serta pencegahan bencana alam seperti tanah longsor.
“Kami siap bersinergi, baik melalui patroli gabungan maupun sosialisasi kepada masyarakat desa hutan. Penegakan hukum merupakan langkah terakhir, namun edukasi kepada warga agar ikut menjaga hutan tetap menjadi prioritas utama kami bersama Perhutani,” tegas AKP Sugeng Iswantoro.
Selain membahas teknis pengamanan, pertemuan tersebut juga mengevaluasi titik-titik rawan gangguan keamanan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH), di bawah naungan BKPH Sidareja. Kedua belah pihak sepakat meningkatkan intensitas patroli bersama secara berkala, terutama pada jam-jam rawan serta lokasi yang jauh dari permukiman.
Melalui koordinasi yang harmonis antara Perhutani, KPH Banyumas Barat, dan Polsek Karangpucung, diharapkan stabilitas keamanan kawasan hutan dapat terjaga dengan baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi BUMN, dan Polri, dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam nasional demi kesejahteraan masyarakat luas. (Kom-PHT/Byb/Twn).
Editor: Tri
Copyright © 2026