PURWAKARTA PERHUTANI (04/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta menerima kunjungan dari jajaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Senin (03/02). Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Ir. Noer Adi Wardojo.Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi kawasan Gunung Sanggabuana sebagai potensi Nilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV), mencakup aspek hayati, jasa lingkungan, hingga sosial budaya
Administratur KPH Purwakarta melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pangkalan Karyana, menegaskan komitmennya dalam menjaga kawasan hutan Sanggabuana agar tetap sesuai dengan fungsi konservasi dan lindungnya.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh identifikasi HCV yang dilakukan oleh tim Staf Ahli Menteri. Hal ini sejalan dengan upaya kami di lapangan untuk memastikan tata ruang hutan tetap terjaga. Sanggabuana bukan hanya sekadar hutan, tapi jantung bagi keanekaragaman hayati dan penyangga air bagi masyarakat di bawahnya,” ujar Karyana.
Karyana juga menambahkan bahwa, kolaborasi antara Perhutani, pemerintah pusat, dan relawan lokal seperti Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) sangat krusial untuk menekan potensi kerusakan hutan dan perburuan.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, memastikan pengelolaan kawasan hutan dilakukan secara berkelanjutan dan selaras dengan kebijakan tata ruang nasional
“Upaya pelestarian hutan dilakukan melalui perlindungan habitat satwa secara intensif dan penguatan fungsi hutan sebagai penyedia air utama bagi kebutuhan tani maupun domestik, yang dijalankan melalui kemitraan strategis bersama masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai sosial budaya lokal,” ujar Ir. Noer Adi Wardojo.
Kunjungan yang berjalan hangat ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan baru yang lebih spesifik dalam melindungi ekosistem Gunung Sanggabuana sebagai aset penting Jawa Barat. (KOM/PHT/AGS)
Editor: MS
Copyright©2026