BALAPULANG, PERHUTANI, (05/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, bersama jajaran TNI, melaksanakan kegiatan survei rencana lokasi pembangunan Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), di Petak 13, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Randegan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Barat, wilayah Desa Dukuhjeruk, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, pada Kamis, (05/02/2026).

Kegiatan survei tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi lapangan sebagai bahan perencanaan pemanfaatan kawasan, sekaligus memastikan aspek teknis, administratif, serta kelestarian hutan tetap menjadi perhatian utama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Waaslog Kodam IV/Diponegoro, Letkol Czi Teguh Paban Faskon, Mayor Czi Bambang W, Kasi Jasa Bekangdam IV/Diponegoro, Mayor Cba Tunggal, A.Md, Kasdim 0713/Brebes, Mayor Arm Aries Khaerudin, S.Ag, serta Pasilogdim, Lettu Dukram. Dari pihak Perhutani, hadir Wakil Administratur, KPH Balapulang, Susanto, didampingi Kepala BKPH Banjarharjo Barat, Tarlam.

Turut mendampingi kegiatan tersebut Kepala Desa Dukuhjeruk, Opih C., perwakilan Danramil 14/Banjarharjo, Batuud Serma Suyitno, Unit Intel Banjarharjo, Serka Heri, Babinsa Desa Dukuhjeruk, Serda Anang Juli, serta personel Zibang 041/Slawi, Serda Arsandi.

Wakil Administratur, KPH Balapulang, Susanto, menyampaikan komitmen Perhutani, dalam mendukung program strategis nasional dengan tetap mengedepankan prinsip pengelolaan hutan lestari.

Ia, menjelaskan bahwa survei lapangan dilakukan dengan memperhatikan akses menuju lokasi, kondisi tegakan, serta potensi dampak lingkungan yang mungkin timbul.

“Perhutani, siap bersinergi dan mendukung rencana pembangunan ini, sepanjang tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta menjaga kelestarian fungsi kawasan hutan,” ujar Susanto.

Sementara itu, Waaslog Kodam IV/Diponegoro, Letkol Czi Teguh, menyampaikan bahwa survei tersebut merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan markas batalyon, sehingga diperlukan koordinasi yang intensif dengan Perhutani, serta pemerintah desa setempat.

“Sinergi antarinstansi, sangat penting agar rencana pembangunan dapat berjalan lancar, sekaligus tetap menjaga keberlanjutan fungsi kawasan hutan,” ungkapnya.

Kegiatan survei berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Hal tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Perhutani, TNI, dan pemerintah desa, dalam mendukung pembangunan wilayah serta menjaga keamanan dan kelestarian hutan di Kabupaten Brebes. (Kom-PHT/Bpl/mmy)

Editor: Tri

Copyright © 2026