*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(–header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]” dir=”auto” tabindex=”-1″ data-turn-id=”request-WEB:a133de8e-f3e2-4aef-afb6-db0b7e60477f-7″ data-testid=”conversation-turn-16″ data-scroll-anchor=”false” data-turn=”assistant”>

SEMARANG, PERHUTANI (05/02/2026) | Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang bersama jajaran mengawal kunjungan kerja Direktur Keuangan Perum Perhutani dan Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah dalam rangka peninjauan tanaman gamal yang direncanakan segera memasuki masa penebangan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mliwang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggung, KPH Semarang, Kamis (5/2).

Kunjungan kerja tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dan menjadi bagian dari upaya manajemen Perum Perhutani untuk melihat langsung potensi tanaman gamal sebagai komoditas strategis yang tengah dikembangkan guna mendukung sumber pendapatan perusahaan di masa mendatang.

Direktur Keuangan Perum Perhutani Sandy Mukhlisin hadir didampingi Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah A. Fadjar Agung Susetyo. Rombongan disambut Administratur/Kepala KPH Semarang Misa Ekaristi, Wakil Administratur/Kepala Seksi KPH Semarang Andi Henu, Asper/Kepala BKPH Tanggung Wagiyono, Mantri KRPH Mliwang Khoirul, serta jajaran mandor dan petugas lapangan.

Administratur KPH Semarang Misa Ekaristi menyampaikan bahwa wilayah KPH Semarang memiliki potensi tanaman gamal yang cukup luas, khususnya di BKPH Tanggung. Namun, hingga saat ini tanaman tersebut belum memasuki tahap pemanenan, termasuk rencana pengolahan lanjutan menjadi wood pellet.

Ia menjelaskan bahwa tanaman gamal di wilayah KPH Semarang memiliki potensi yang besar sehingga perlu terus dilakukan pengawalan dan pemeliharaan agar siap saat memasuki masa tebang dan pengolahan.

Direktur Keuangan Perum Perhutani Sandy Mukhlisin menegaskan bahwa Perhutani serius dalam mengembangkan tanaman gamal sebagai salah satu komoditas unggulan perusahaan. Menurutnya, gamal memiliki nilai strategis karena berpotensi menjadi bahan bakar ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti batu bara.

Ia mengimbau kepada Administratur beserta jajaran di lapangan untuk terus menjaga, mengawal, dan memastikan tanaman gamal tumbuh optimal hingga memasuki masa panen atau tebang.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Perum Perhutani berharap pengembangan tanaman gamal dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi kinerja perusahaan sekaligus mendukung agenda transisi energi ramah lingkungan nasional. (Kom-PHT/Smg/Noe)

Editor: Tri
Copyright © 2026