MADIUN, PERHUTANI (06/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo dalam rangka pengawalan program ketahanan pangan komoditas jagung bertempat di kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukun, Ponorogo, pada Rabu (4/2).
Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Ponorogo M. Tunggul Wastiko hadir bersama tim dan diterima langsung oleh Kepala BKPH Sukun Dwi Anto beserta jajaran. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan jagung berjalan sesuai rencana serta memberikan dukungan teknis di lapangan.
Administratur Perhutani KPH Madiun, Ruydi, melalui Kepala BKPH Sukun, Dwi Anto menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang memanfaatkan hasil dari kawasan hutan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian dan keberlanjutan.
“Perhutani KPH Madiun siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung. Kami juga yakin, monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan pengelolaan lahan berjalan efektif, produktif, dan tetap selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari,” ujar Dwi Anto.
Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Ponorogo, M. Tunggul Wastiko menyampaikan apresiasi atas sambutan yang baik dari Perhutani KPH Madiun dalam pengawalan program ketahanan pangan jagung di wilayah Kabupaten Madiun.
“Kolaborasi dengan Perhutani KPH Madiun merupakan hal yang penting dalam program ketahanan pangan ini. Karena sebagaimana kita ketahui, banyak masyarakat yang memanfaatkan kawasan hutan untuk tumpang sari khususnya komoditas jagung. Kami harap produksi jagung dapat meningkat serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, namun tetap menjaga fungsi dan kelestarian kawasan hutan juga.” tutupnya. (Kom-PHT/Mdn/Adl)
Editor: Lra
Copyright©️2026