KEDU UTARA, PERHUTANI (09/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, mendukung sekaligus menghadiri kegiatan penanaman bibit kopi di kawasan hutan Petak 23, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kemloko, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung. Kegiatan bertema “Penanaman Bersama untuk Edukasi Siswa” tersebut dilaksanakan pada Sabtu, (07/02).

Sebanyak 430 bibit kopi, ditanam dalam kegiatan tersebut dengan melibatkan petugas lapangan Perhutani, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tembarak, para guru, serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Tembarak, Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Perhutani dan dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini.

Administratur, KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini tidak hanya bertujuan memperkuat fungsi ekologis kawasan hutan, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi para siswa. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kegiatan kehutanan merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan.

“Melalui kegiatan penanaman bibit kopi ini, Perhutani, berharap siswa dapat memahami secara nyata peran hutan bagi kehidupan. Hutan bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga penopang keseimbangan ekosistem. Edukasi lapangan seperti ini penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia sekolah,” ujar Andrie Syailendra.

Ia, menambahkan bahwa Perhutani, terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, dalam upaya pelestarian hutan. Penanaman tanaman produktif seperti kopi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar pada masa mendatang.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tembarak, Moh Hidayat, mengapresiasi dukungan Perhutani, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia, menilai penanaman di kawasan hutan memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa karena tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis di kelas, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

“Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa kami. Mereka belajar tentang fungsi hutan, pentingnya menjaga lingkungan, serta memahami proses penanaman tanaman secara langsung. Harapannya, pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan,” tutur Moh Hidayat.

Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan kawasan hutan, penjelasan mengenai manfaat tanaman kopi, hingga praktik penanaman bibit di lapangan. Petugas Perhutani, turut memberikan pendampingan teknis agar proses penanaman dilakukan sesuai kaidah silvikultur yang baik.

Melalui kegiatan ini, Perhutani, KPH Kedu Utara, dan SMP Negeri 1 Tembarak, berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian hutan serta mendorong peran aktif generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan. Penanaman bibit kopi, tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun sinergi antara sektor kehutanan dan pendidikan demi terwujudnya hutan lestari dan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026