TASIKMALAYA, PERHUTANI (10/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melaksanakan penyerahan bantuan bibit tanaman Kepada Serikat Mahasiswa Rakyat Priangan Timur (SEMARAK) pada Senin (09/02) bertempat di Kantor Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, sebagai langkah konkret penguatan program pelestarian lingkungan dan rehabilitasi lahan berbasis kolaborasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan hutan yang menekankan sinergi multipihak antara Perhutani, elemen pemuda, dan masyarakat dalam meningkatkan tutupan vegetasi serta menjaga keberlanjutan fungsi ekologis kawasan di wilayah Priangan Timur.

Bantuan yang disalurkan sebanyak 50 batang bibit yang terdiri dari jenis pinus, suren, dan Multi Purpose Tree Species (MPTS). Bibit tersebut direncanakan untuk ditanam pada lokasi yang telah disepakati bersama dengan mempertimbangkan kesesuaian lahan dan kebutuhan konservasi.

Penyerahan bibit dilakukan oleh Kepala Sub Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (SDH) Heny Setiowaty mewakili manajemen Perhutani KPH Tasikmalaya kepada perwakilan Serikat Mahasiswa Rakyat Priangan Timur (SEMARAK) untuk selanjutnya didistribusikan dan ditanam secara terkoordinasi di lapangan.

Dalam keterangannya, Heny Setyowati menyampaikan bahwa dukungan bibit ini merupakan bagian dari strategi pembinaan hutan yang berorientasi pada keberhasilan tumbuh tanaman dan keberlanjutan tegakan. “Kami menekankan bahwa kegiatan penghijauan harus dilaksanakan secara terencana, tepat lokasi, dan diikuti pemeliharaan pascatanam agar manfaat ekologis maupun ekonominya dapat optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pinus berperan penting dalam menjaga stabilitas lahan dan fungsi lindung, sedangkan suren memiliki nilai ekonomis sebagai tanaman kehutanan jangka menengah. Sementara itu, jenis MPTS diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui hasil non-kayu tanpa mengurangi prinsip kelestarian.

Perwakilan SEMARAK menyampaikan apresiasi atas respon dan dukungan Perhutani terhadap inisiatif penghijauan yang digerakkan oleh generasi muda. Kolaborasi ini dinilai menjadi momentum penguatan peran komunitas dalam menjaga kelestarian hutan dan sumber daya air.

Ketua Umum SEMARAK, Muhamad Aldi M, menegaskan bahwa bibit yang diterima akan ditanam bersama masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan gotong royong. “Kami berkomitmen memastikan kegiatan penanaman tidak berhenti pada seremoni, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan penanaman akan didukung dokumentasi lapangan dan pelaporan berbasis titik koordinat sebagai bentuk akuntabilitas serta sarana edukasi lingkungan bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Melalui penyerahan bibit pinus, suren, dan MPTS ini, Perhutani KPH Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi program kemitraan kehutanan yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan, guna menjaga keseimbangan fungsi ekologis kawasan hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.(Kom-PHT/Tsm/Irbas).

Editor : MS

Copyright@2026