PURWODADI, PERHUTANI (10/02/2026) | Perhutani, Divisi Regional Jawa Tengah, menggelar kegiatan audit kepatuhan dan evaluasi perjanjian kerja sama sebagai upaya meningkatkan tertib administrasi serta memastikan seluruh kerja sama berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, Selasa, (10/02).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, beserta jajaran Kepala Departemen, dan Kepala Seksi Utama, Divisi Regional Jawa Tengah. Turut terlibat dalam kegiatan ini jajaran Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP), Seksi Kemitraan Produktif, Seksi Sarana Prasarana dan Optimalisasi Aset, serta Seksi Agro Wisata.

Audit dan evaluasi dilaksanakan selama dua hari, mulai 10 hingga 11 Februari 2026, bertempat di Gedung Pertemuan Hotel Amanda Hill, Bandungan. Pertemuan tersebut secara khusus membahas administrasi bidang kepatuhan serta evaluasi berbagai perjanjian kerja sama yang sedang berjalan di lingkungan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah.

Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses penyusunan perjanjian kerja sama yang sesuai ketentuan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempercepat proses pembuatan perjanjian kerja sama yang sesuai dengan aturan dan prosedur kerja yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana koordinasi antar-seksi sejalan dengan visi Divisi Regional Jawa Tengah, yaitu ‘Pasti yang Terbaik’,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH), Divisi Regional Jawa Tengah, Didiet Widhy Hidayat, menegaskan bahwa sasaran utama pertemuan ini adalah menciptakan kesamaan persepsi dalam pengelolaan administrasi dan pelaksanaan kerja sama.

“Sasaran utama pertemuan ini adalah terwujudnya persamaan persepsi, tertib administrasi, serta menjadi momen penyegaran bagi seluruh jajaran agar semakin siap menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawabnya,” ungkap Didiet.

Melalui kegiatan ini, Perhutani, berharap seluruh perjanjian kerja sama dapat terus dievaluasi secara berkala sehingga memberikan manfaat optimal bagi perusahaan, masyarakat, serta mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Godan Wana Lestari, binaan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, Sutadi, menyampaikan apresiasi atas langkah Perhutani dalam menjaga kepatuhan dan transparansi kerja sama.

“Kami dari LMDH, sangat mendukung adanya audit kepatuhan dan evaluasi seperti ini. Dengan administrasi yang tertib dan kerja sama yang jelas, kemitraan antara Perhutani, dan masyarakat akan semakin kuat serta membawa manfaat bersama,” ujar Sutadi.

Kegiatan audit kepatuhan ini menjadi bagian penting dari komitmen Perhutani, untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus memperkuat sinergi dengan mitra kerja serta masyarakat sekitar hutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026