KEBONHARJO, PERHUTANI (11/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melaksanakan panen jagung musim tanam pertama tahun 2026 yang dipusatkan di petak 100 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tuder, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tuder, pada Selasa (10/02).
Kegiatan tersebut dihadiri Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Sale, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Dharma Wana Raharja Desa Wonokerto, LMDH Jati Santosa Desa Tengger, LMDH Giri Wana Sakti Desa Tahunan, LMDH Sumber Lestari Desa Gading, serta para pesanggem wilayah BKPH Tuder.
Administratur KPH Kebonharjo melalui Kepala BKPH Tuder Sutikno menegaskan komitmen Perum Perhutani dalam mendukung dan menyukseskan program Nawa Cita pemerintah, khususnya pada komoditas jagung yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan. Selain menjaga ketersediaan pangan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pesanggem serta memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan, khususnya masyarakat sekitar hutan.
Ia menyampaikan bahwa Perum Perhutani KPH Kebonharjo, khususnya BKPH Tuder, memiliki luas tanaman jagung mencapai 56,25 hektare. Dengan adanya panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026, diharapkan produksi jagung terus meningkat, mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan tanaman jagung harus diimbangi dengan pertumbuhan tanaman pokok yang baik sehingga kerja sama pola tanam tumpangsari antara Perhutani dan pesanggem dapat berjalan secara saling menguntungkan.
Di tempat yang sama, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Sale Lilik Ambarwati menyampaikan bahwa panen raya jagung ini merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.
Ia menilai panen raya jagung di lahan kawasan hutan merupakan langkah positif untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya jagung, di wilayah Kecamatan Sale. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Perum Perhutani KPH Kebonharjo, yang telah mendukung program penanaman jagung tersebut.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membudidayakan tanaman jagung secara optimal serta memanfaatkan lahan kawasan hutan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Perwakilan LMDH Mujiono mengapresiasi Perum Perhutani KPH Kebonharjo atas kerja sama yang telah terjalin selama ini dalam menyediakan lahan pertanian di kawasan hutan bagi anggota LMDH.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut serta menyatakan kesiapan LMDH untuk terus mendampingi anggota dan melaksanakan hak serta kewajiban sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati. (Kom-PHT/Kbh/Ari)
Editor: Tri
Copyright © 2026