KENDAL, PERHUTANI (11/02/2026) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah melaksanakan kegiatan antisipasi pohon tumbang di Jalan Raya Semarang–Batang pada Rabu (11/02).

Kegiatan tersebut dilakukan melalui perempelan ranting pohon jati yang berada di tepi Jalan Raya Semarang–Batang, tepatnya di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Subah dan RPH Pucungkerep, BKPH Subah. Lokasi tersebut masuk dalam wilayah administratif Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Administratur KPH Kendal Muhadi melalui Asisten Perhutani (Asper) Subah Budi Karyanto menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Kabupaten Batang masih dirasakan hingga saat ini. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko bencana, khususnya pohon tumbang di jalur Pantura.

“Saat ini kondisi cuaca ekstrem masih kita rasakan di beberapa wilayah Kabupaten Batang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami bersama pimpinan Kecamatan Subah melakukan pengamanan jalur Pantura dari potensi bencana pohon tumbang dengan perempelan di beberapa petak kawasan hutan wilayah RPH Subah dan RPH Pucungkerep,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, guna memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan Pantura. Mengingat, mulai dari Kecamatan Gringsing hingga Subah terbentang hutan jati di sepanjang jalur tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Subah. Hari ini kita bersama-sama bahu-membahu melaksanakan tugas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan dari gangguan musibah bencana alam maupun gangguan lainnya,” tutur Budi Karyanto.

Camat Subah Muhammad Yasin mengapresiasi langkah sigap Perhutani BKPH Subah dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami yakin jika dilakukan secara bersama-sama, upaya ini akan lebih mudah dan terasa lebih ringan untuk mengatasi kemungkinan timbulnya bencana akibat cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya pohon tumbang. Pohon-pohon yang diperkirakan berpotensi tumbang dapat dicegah dengan melakukan perempelan cabang-cabangnya. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mengingat masih terdapat sejumlah lubang jalan yang belum seluruhnya diperbaiki.

Kapolsek Subah AKP Eko S menyampaikan bahwa jajarannya siap membantu Perhutani dalam seluruh kegiatan perlindungan hutan.

“Kami siap membantu Perhutani dalam semua kegiatan perlindungan hutan. Kami juga merasa senang dapat bersama-sama melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap segala kemungkinan yang timbul, baik dari faktor alam maupun dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. (Kom-PHT/Knd/Mwn)

Editor: Tri
Copyright © 2026