MANTINGAN, PERHUTANI (11/02/2025) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan, menerima kunjungan kerja PT Reethau Energi Terbarukan, dalam rangka menjalin sinergi dan kerja sama pemanfaatan energi baru terbarukan serta pengelolaan hutan produksi yang berkelanjutan pada Rabu, (11/02). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor KPH Mantingan.
Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama pemanfaatan tanaman biomassa di wilayah KPH Mantingan, guna mendukung pengembangan energi baru terbarukan. Tanaman biomassa, yang tumbuh di kawasan hutan produksi direncanakan sebagai bahan baku energi alternatif yang ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengembangan energi terbarukan, pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil, serta pemenuhan kebutuhan bahan baku pembangkit listrik.
Hadir dalam kunjungan tersebut Operations Manager PT Reethau Energi Terbarukan, Acmad Sanusi, beserta jajaran yang didampingi Kepala Divisi Hasil Hutan Divisi Regional Jawa Timur. Rombongan disambut langsung oleh Administratur, KPH Mantingan, Rohasan, beserta jajaran manajemen.
Administratur, KPH Mantingan, Rohasan, menyampaikan bahwa sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap hasil hutan sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan.
“Perhutani menyambut baik rencana kerja sama dengan PT Reethau Energi Terbarukan, sebagai bentuk nyata kontribusi dalam mendukung program energi bersih serta peningkatan produktivitas kawasan hutan secara lestari,” ujarnya.
Sementara itu, Operations Manager PT Reethau Energi Terbarukan, Acmad Sanusi, menyampaikan harapannya agar kerja sama dengan Perhutani, dapat segera terwujud.
“Kami berharap Perhutani, dapat mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku biomassa, untuk produksi energi di perusahaan kami. Semoga melalui pertemuan ini dapat terjalin kerja sama yang baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berkomitmen menjadikan tanaman biomassa, sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Program tersebut juga diharapkan membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi berbasis kehutanan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Mnt/Joyo)
Editor: Tri
Copyright © 2026