GUNDIH, PERHUTANI (13/02/2026) | Perum Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dalen, memperkuat sinergi dengan jajaran Koramil Gabus, sebagai langkah preventif dalam menekan angka gangguan keamanan hutan (Gakkumhut) serta meminimalisasi potensi konflik sosial di sekitar kawasan hutan, Kamis (13/02).

Pertemuan koordinasi tersebut berlangsung di Markas Koramil Gabus, dan diterima langsung oleh Bintara Tata Urusan Dalam (Batuud), Koramil Gabus, Pelda Adi Eko. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Administratur KPH Gundih, Haris Setiana, guna memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga.

Kepala BKPH Dalen, Budi Hermawan, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor saat ini menjadi kebutuhan mendasar dalam pengelolaan sumber daya hutan. Menurutnya, tantangan pengamanan hutan semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan dari aparat teritorial seperti TNI.

“Sinergi dengan Koramil Gabus, sangat penting. Kami ingin setiap potensi permasalahan, baik pembalakan liar maupun gesekan dengan warga, dapat diantisipasi sejak dini melalui komunikasi yang intens,” ujar Budi.

Ia, menambahkan bahwa pengamanan hutan yang efektif tidak hanya bergantung pada patroli petugas Perhutani, tetapi juga pada stabilitas keamanan wilayah binaan Koramil yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa hutan.

Menanggapi hal tersebut, Pelda Adi Eko, menyatakan kesiapan Koramil Gabus, untuk mendukung program pelestarian dan pengamanan hutan di wilayahnya.

Ia, menilai kelestarian hutan memiliki dampak langsung terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami menyambut baik inisiatif BKPH Dalen. Koramil Gabus, siap bersinergi, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan demi stabilitas keamanan wilayah,” tegasnya.

Melalui penguatan kerja sama ini, KPH Gundih, berharap pengelolaan hutan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim yang aman bagi pertumbuhan ekosistem hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang legal dan tertata bagi masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, Perhutani, terus melakukan langkah serupa di berbagai titik strategis untuk memastikan kawasan hutan di wilayah KPH Gundih, tetap terjaga dari ancaman pengrusakan. (Kom-PHT/Gdh/Dwi)

Editor: Tri

Copyright © 2026