PEKALONGAN BARAT, PERHUTANI (13/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paguyangan bersama stakeholder di Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan penyulaman dan penanaman bersama di lereng Gunung Slamet wilayah Brebes Selatan. Kegiatan penyulaman tersebut dilaksanakan di Petak 24F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kretek, BKPH Paguyangan, yang secara administratif berada di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jumat (13/02).
Kegiatan diawali dengan apel persiapan penanaman dan diikuti sekitar seratus peserta yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes, Camat Paguyangan, unsur TNI dan Polri, Perhutani, Kepala Desa Pandansari, Kepala Dusun Ragatunjung, mahasiswa Peradaban Bumiayu, relawan Gempas, insan pers, serta masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan sebagai upaya pemeliharaan hutan lindung di kawasan hulu lereng Gunung Slamet bagian barat yang sebelumnya telah dilakukan penanaman bersama.
Administratur Perhutani/Kepala KPH Pekalongan Barat Maria Endah Ambarwati melalui Asper/Kepala BKPH Paguyangan yang diwakili Kepala RPH Kretek Syaeful Aziz yang hadir di lokasi penanaman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penyulaman sebagai bagian dari upaya pemeliharaan hutan dan wujud komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan serta memperbaiki kondisi lahan kritis, khususnya di kawasan hutan lindung Petak 24 RPH Kretek BKPH Paguyangan.
“Perhutani terus berkomitmen dan aktif dalam upaya pemeliharaan serta rehabilitasi hutan lindung, terutama di wilayah lereng Gunung Slamet yang memiliki fungsi ekologis sangat penting sebagai kawasan resapan air dan penyangga kehidupan masyarakat di hilir,” ujarnya.
Camat Paguyangan Kabupaten Brebes Koko Kusnarto menegaskan bahwa kegiatan penyulaman dan penanaman ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang mengalami kerusakan signifikan, meskipun sebelumnya telah dilakukan penanaman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hutan agar tetap lestari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Muhammad Sodiq yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi sinergi antara Perhutani, Forkopimcam, relawan lingkungan, dan masyarakat. Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah penting dalam memulihkan lingkungan sekaligus sebagai upaya mitigasi bencana, khususnya tanah longsor yang rawan terjadi di wilayah Paguyangan.
“Kegiatan seperti ini adalah langkah nyata untuk menjaga alam Brebes Selatan agar tetap hijau dan aman. Harapannya, giat penyulaman dan penanaman ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dilanjutkan dengan perawatan dan pengawasan bersama,” katanya.
Kegiatan penanaman bersama ini menjadi simbol sinergi Perhutani dan stakeholder dalam menjaga kelestarian hutan lereng Gunung Slamet serta memperkuat upaya pemulihan ekologi di wilayah Brebes Selatan. (Kom-PHT/Pkb/Sgy)
Editor: Tri
Copyright © 2026