SARADAN, PERHUTANI (18/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilangan Utara melaksanakan koordinasi dan patroli bersama untuk mengantisipasi potensi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di kawasan hutan BKPH Wilangan Utara pada Selasa (17/02).
Patroli difokuskan pada titik-titik rawan guna mencegah pencurian kayu, perambahan, kebakaran hutan, serta aktivitas ilegal lainnya. Langkah ini merupakan upaya preventif mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang dan selama Ramadan.
Wakil Administratur KPH Saradan wilayah Saradan Selatan, Deny Yadianurtopo, menegaskan bahwa sinergi Perhutani dan LMDH menjadi kunci keberhasilan pengamanan hutan. Menurutnya, pengelolaan dan perlindungan hutan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi memerlukan peran aktif masyarakat desa hutan.
“Melalui patroli bersama ini, kami ingin memastikan kondisi hutan tetap aman dan lestari sehingga fungsi ekologis dan ekonomisnya tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan komitmen nyata Perhutani dalam memperkuat koordinasi dan kepedulian terhadap kelestarian hutan secara berkelanjutan.
Ketua LMDH Sido Makmur, Purwanto, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Perhutani. Ia menilai patroli rutin dan koordinasi intensif dapat mencegah potensi gangguan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Perhutani dan anggota LMDH menyusuri kawasan rawan, melakukan monitoring tegakan, serta memastikan tidak terdapat aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan.
Perhutani KPH Saradan berharap melalui kegiatan ini situasi keamanan hutan tetap kondusif selama Ramadan serta kemitraan dengan masyarakat desa hutan semakin solid dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Srd/Sam)
Editor: Lra
Copyright©2026