PATI, PERHUTANI (23/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati melaksanakan patroli preventif di wilayah Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, yang masuk dalam kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pakel, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Regaloh, Senin (23/02). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan keamanan hutan di petak 129 RPH Pakel BKPH Regaloh dengan tanaman kehutanan sengon. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Administratur KPH Pati Sukmono Edwi Susanto bersama Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pati Bambang Setiawan, Kepala BKPH Regaloh Muntoho, serta Bhabinkamtibmas Desa Regaloh Aipda Teguh L. Putra.
Administratur KPH Pati Sukmono Edwi Susanto menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan langkah strategis untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan kondusif, sekaligus memperkuat komunikasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan masyarakat sebagai mitra dalam pengelolaan hutan.
Ia menjelaskan bahwa patroli tersebut tidak hanya bertujuan untuk pengamanan kawasan, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan dan mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk tidak melakukan penggarapan tanpa izin.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, Polri, dan masyarakat penggarap merupakan kunci dalam menciptakan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan hutan.
Bhabinkamtibmas Desa Regaloh Aipda Teguh L. Putra menyampaikan bahwa pihaknya siap terus berkolaborasi dengan Perhutani dalam menjaga kawasan hutan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan dan menjaga kelestarian hutan serta lingkungan.
Ia mengajak seluruh pesanggem untuk bersama-sama menjaga hutan, tidak membuka lahan tanpa izin, serta selalu waspada terhadap perubahan cuaca agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
Melalui kegiatan patroli preventif ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan hutan semakin meningkat serta mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan hutan. Sinergi antara Perhutani, Polri, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kawasan hutan yang lestari, aman, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Pti/Rsw)
Editor: Tri
Copyright © 2026