KEDU UTARA, PERHUTANI (23/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos), dan koordinasi dengan Pemerintah Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, pada Senin, (23/02). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan yang berada di wilayah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, dengan fokus pada peningkatan keamanan hutan, penggalian potensi kawasan, serta edukasi pengelolaan dan pembuangan sampah secara tertib.

Dalam pertemuan tersebut, petugas Perhutani, menyampaikan pentingnya menjaga keamanan hutan dari berbagai potensi gangguan, termasuk aktivitas yang dapat merusak fungsi kawasan. Selain itu, dibahas peluang pengembangan potensi hutan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemanfaatan yang sesuai ketentuan dan prinsip kelestarian.

Perhutani, menegaskan bahwa pada prinsipnya tidak melarang masyarakat beraktivitas di kawasan hutan sepanjang mematuhi aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan kerusakan. Pendekatan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam memanfaatkan kawasan hutan secara bijak.

Edukasi terkait pembuangan sampah juga menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan ini. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan hutan karena dapat mengganggu ekosistem, mencemari lingkungan, serta berpotensi memicu kebakaran hutan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan semakin meningkat.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa komsos merupakan langkah strategis untuk membangun hubungan harmonis antara Perhutani, dan masyarakat desa sekitar hutan.

Ia, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dan menggali potensi kawasan secara berkelanjutan.

“Perhutani terbuka terhadap aktivitas masyarakat di dalam kawasan hutan sepanjang sesuai ketentuan. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan hutan, menggali potensi yang ada secara bijak, serta menjaga kebersihan lingkungan demi keberlanjutan fungsi hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagertoyo, yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Margo Mulyo, Romiyanah, menyampaikan apresiasi atas upaya koordinasi yang dilakukan Perhutani.

Ia, menyatakan kesiapan pemerintah desa dan LMDH, untuk terus bersinergi dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendukung pemanfaatan potensi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung upaya Perhutani, dalam menjaga keamanan hutan dan mengedukasi masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku. Sinergi ini penting untuk memastikan hutan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kebersihan, serta pemanfaatan potensi kawasan hutan secara optimal dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026