KEDU UTARA, PERHUTANI (24/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada mitra kerja sadapan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kemitraan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi hasil sadapan, tetapi juga menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan kerja di tengah kondisi cuaca yang cenderung ekstrem, pada Senin, (23/02).
Pendampingan dilakukan melalui pendekatan persuasif dan komunikatif, dengan memberikan arahan teknis mengenai praktik penyadapan, yang baik dan benar agar produktivitas meningkat tanpa mengabaikan kelestarian tegakan. Selain itu, mitra kerja diajak berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi di lapangan sehingga solusi dapat dirumuskan secara bersama.
Administratur, KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa peningkatan produksi sadapan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan mitra kerja.
Ia, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan pembinaan agar para mitra dapat bekerja secara optimal sekaligus aman.
“Pendampingan ini merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada mitra kerja sadapan agar mampu meningkatkan hasil produksi yang berujung pada peningkatan penghasilan. Namun demikian, aspek keselamatan dan keamanan kerja harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di kawasan hutan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi terkait kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. Mitra kerja diimbau untuk segera menghentikan aktivitas dan meninggalkan kawasan hutan apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang guna mengantisipasi potensi bahaya, seperti pohon tumbang, ranting patah, maupun kondisi medan yang licin.
Salah satu mitra kerja sadapan Basri, dari Desa Munding yang melakukan penyadapan di wilayah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lempuyangan, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan tersebut memberikan manfaat besar, terutama dalam menambah pemahaman tentang teknik kerja yang lebih efektif serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan.
“Kami merasa diperhatikan dan mendapatkan banyak pengetahuan baru. Dengan arahan yang diberikan, kami dapat bekerja lebih baik dan lebih berhati-hati, terutama saat cuaca kurang bersahabat,” ujarnya.
Melalui pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan terjalin hubungan kerja yang semakin harmonis antara Perhutani, dan mitra kerja sadapan. Sinergi ini menjadi modal penting dalam mendukung peningkatan produktivitas, menjaga keberlangsungan pengelolaan hutan, serta memastikan setiap kegiatan berjalan dengan mengedepankan prinsip keselamatan.
Kegiatan ini, sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari kepedulian terhadap para pelaku di lapangan, yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya menjaga hutan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi semua pihak. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026