KEDU UTARA, PERHUTANI (25/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, terus memperkuat keamanan hutan melalui kolaborasi bersama jajaran Koramil Bejen, pada Senin, (23/02). Langkah ini dilakukan untuk mencegah perambahan, pembalakan liar, dan berbagai aktivitas ilegal yang mengancam kelestarian hutan di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Sinergi antara pengelola hutan dan aparat keamanan menjadi kunci agar hutan tetap aman, lestari, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Patroli hutan, dilaksanakan secara rutin maupun acak guna memastikan seluruh wilayah Candiroto, terpantau dengan baik. Informasi dari masyarakat, aparat desa, dan pihak terkait menjadi acuan agar setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan pola tersebut, pengawasan hutan tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga mampu membangun rasa aman bagi warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Joko Supriyanto, menegaskan bahwa penguatan keamanan hutan bukan sekadar tugas administratif.

“Keamanan hutan adalah tanggung jawab bersama. Dengan dukungan Koramil Bejen, pengawasan dapat berjalan lebih optimal. Hutan yang aman berarti memberikan manfaat ekonomi dan ekologi bagi masyarakat,” ujar Joko Supriyanto.

Babinsa Bejen, Joko H., menyampaikan bahwa dukungan aparat keamanan sangat strategis dalam menjaga kelestarian hutan.

“Kami senantiasa mendukung Perhutani, dalam menjaga keamanan hutan. Sinergi antara TNI, dan Perhutani, memperkuat pengawasan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga,” ungkapnya.

Kehadiran Babinsa, tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penghubung antara masyarakat dan pengelola hutan guna memastikan komunikasi dan koordinasi berjalan lancar.

Selain pengawasan, Perhutani, juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan. Sosialisasi dilakukan mengenai aturan beraktivitas di kawasan hutan, dampak negatif perambahan dan penebangan liar, serta peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif sehingga masyarakat turut menjadi pelindung hutan.

Kolaborasi Perhutani KPH Kedu Utara, dan Koramil Bejen, menunjukkan penguatan keamanan hutan melalui sinergi lintas sektor. Langkah ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan hutan tetap produktif sebagai sumber kehidupan, penopang ekonomi, dan penjaga keseimbangan ekosistem.

Perhutani KPH Kedu Utara, berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Melalui patroli terintegrasi, komunikasi aktif, serta partisipasi masyarakat, keamanan hutan di wilayah BKPH Candiroto, tetap menjadi prioritas utama Perhutani. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026