KENDAL, PERHUTANI (27/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersama Korem 073/Makutarama melaksanakan pengecekan lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 935/Satria Bahurekso di Kabupaten Kendal sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan wilayah. Sinergi tersebut dibahas dalam koordinasi lintas sektor yang melibatkan jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Kendal, serta instansi terkait, Jumat (27/02/2026). Kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan pembangunan satuan baru pada organisasi TNI AD.

Administratur KPH Kendal Muhadi menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program strategis nasional tersebut sekaligus memastikan pengelolaan kawasan hutan tetap berjalan sesuai prinsip keberlanjutan.

Ia menyampaikan bahwa melalui kolaborasi antara Korem dan Perhutani, pembangunan Yon TP 935/Satria Bahurekso diharapkan tidak hanya memperkuat keamanan wilayah Kendal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi stabilitas pembangunan daerah serta pengelolaan hutan berkelanjutan, khususnya di wilayah kerja KPH Kendal dan sekitarnya.

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan perencanaan strategis. Usai rapat koordinasi, Danrem bersama rombongan meninjau lokasi yang direncanakan menjadi markas Yon TP sekaligus mengecek kesiapan lahan yang akan difungsikan sebagai marshaling area atau kawasan pendukung operasional satuan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan administrasi, legalitas lahan, aksesibilitas, keamanan wilayah, serta dukungan infrastruktur di sekitar lokasi. Pemeriksaan lapangan dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menegaskan bahwa pembentukan Yon TP 935/Satria Bahurekso harus dirancang secara matang dan terintegrasi melalui koordinasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan hutan.

Ia menyatakan bahwa pengecekan kesiapan Yon TP dan marshaling area harus melalui koordinasi yang solid serta perencanaan detail agar seluruh proses berjalan tertib dan mampu memperkuat sistem pertahanan wilayah secara optimal.

Sementara itu, Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan menyampaikan bahwa lokasi yang disiapkan berada di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, hasil kolaborasi lintas sektor antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Perhutani KPH Kendal. (Kom-PHT/Kdl/MWN)

Editor: Tri
Copyright © 2026