Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustad Gus Mujib asal Grobogan dan diikuti oleh Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan beserta jajaran manajemen, segenap karyawan Kantor KPH Purwodadi, perwakilan karyawan BKPH lingkup KPH Purwodadi, pengurus dan anggota IIK, serta perwakilan pengurus IJTI Korda Muria Raya.
Acara diawali dengan sambutan Administratur dan tausiyah keagamaan sebagai bekal spiritual dalam menyambut bulan penuh berkah. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga bulan tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa, peningkatan ketakwaan, serta penguatan ukhuwah Islamiyah.
Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual karyawan agar mampu menjalankan tugas dengan integritas dan keikhlasan. Ia menegaskan bahwa Bulan Ramadhan harus dijadikan sebagai sarana memperkuat iman, meningkatkan disiplin, serta memperbaiki kualitas diri dalam bekerja dan melayani masyarakat. Dengan hati yang bersih dan niat yang lurus, setiap tugas yang diemban akan bernilai ibadah.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antara manajemen, karyawan, IIK, dan insan pers dalam membangun sinergi yang positif, tidak hanya dalam tugas kedinasan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Dalam tausiyahnya, Ustad Gus Mujib mengajak seluruh peserta untuk menyambut Ramadhan dengan penuh persiapan lahir dan batin. Ia mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an dan bulan yang penuh ampunan. Ramadhan merupakan bulan rahmat, bulan maghfirah, dan bulan pembebasan dari api neraka. Ia mengajak peserta untuk menyiapkan hati, memperbanyak istighfar, memperbaiki salat, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian hendaknya tidak hanya hadir selama satu bulan, tetapi terus melekat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah pekerjaan.
Perwakilan IJTI Korda Muria Raya Eko Agung yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan siraman rohani ini selain mempererat silaturahmi antara Perhutani dan insan pers, juga menjadi pengingat bahwa profesi jurnalis memiliki tanggung jawab moral dan spiritual. Ia berharap sinergi tersebut terus terjalin dan membawa keberkahan di bulan Ramadhan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Di akhir acara, seluruh peserta saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan menjelang Ramadhan, dengan harapan dapat memasuki bulan suci dalam keadaan hati yang bersih.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap semangat Ramadhan 1447 Hijriah mampu menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara. (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor: Tri
Copyright © 2026