PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (03/03/2026) | Dalam rangka mewujudkan keakuratan dan transparansi hasil produksi getah pinus, Perhutani KPH Pekalongan Timur melaksanakan kegiatan perbaikan dan penyempurnaan alat timbang getah pada Senin (02/03/2026). Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim teknis UPT Meteorologi Pekalongan yang diketuai Kepala UPT Meteorologi Pekalongan Bambang Saptono.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil pengecekan dan standarisasi alat timbang sebelumnya, di mana ditemukan beberapa komponen yang memerlukan penyesuaian dan perbaikan guna memastikan alat tetap dalam kondisi presisi dan sesuai standar teknis pengukuran. Administratur KPH Pekalongan Timur dalam kegiatan ini diwakili Kepala Sub Seksi Sarana Prasarana Suwandi yang turut mendampingi secara langsung proses perbaikan di lapangan.

Perbaikan dilakukan pada timbangan getah pinus yang digunakan dalam proses penimbangan di Tempat Penimbunan Kayu. Tim UPT Meteorologi melaksanakan pengujian ulang, penyetelan kembali sistem pengukuran, serta memastikan indikator dan komponen mekanis maupun digital berfungsi dengan baik. Langkah ini penting untuk menghindari potensi deviasi atau selisih hasil ukur yang dapat berdampak pada pencatatan produksi dan perhitungan pembayaran kepada para penyadap.

Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Sub Seksi Sarana Prasarana Suwandi menyampaikan bahwa keakuratan timbangan merupakan salah satu pilar utama dalam sistem tata kelola produksi getah pinus yang profesional dan akuntabel. Data hasil timbang menjadi dasar dalam penyusunan laporan produksi, evaluasi kinerja, hingga penentuan hak para penyadap. Oleh karena itu, sarana pendukung seperti alat timbang harus dipastikan dalam kondisi prima.

“Kegiatan perbaikan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga standar operasional serta menjamin transparansi kepada para penyadap. Kami ingin memastikan bahwa setiap kilogram getah yang ditimbang benar-benar tercatat secara akurat dan adil,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa KPH Pekalongan Timur terus berupaya meningkatkan kualitas sarana prasarana produksi sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Pemeliharaan rutin dan kerja sama dengan instansi teknis seperti UPT Meteorologi Pekalongan menjadi langkah strategis dalam mendukung hal tersebut.

Sementara itu, Kepala UPT Meteorologi Pekalongan Bambang Saptono menjelaskan bahwa alat timbang yang digunakan secara intensif dalam jangka waktu tertentu berpotensi mengalami perubahan tingkat akurasi akibat faktor teknis maupun lingkungan. Oleh karena itu, perawatan dan kalibrasi berkala sangat diperlukan agar alat ukur tetap stabil dan sesuai standar.

“Kami melakukan penyetelan ulang serta memastikan seluruh sistem pengukuran kembali pada titik nol yang tepat. Dengan demikian, hasil penimbangan dapat dipastikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh alat timbang getah pinus di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur dapat berfungsi optimal dan memenuhi standar pengukuran yang berlaku. Sinergi antara Perhutani dan UPT Meteorologi Pekalongan menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang transparan, modern, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian dan keadilan bagi para penyadap getah pinus. (Kom-PHT/Pkt/Ran)

Editor: Tri
Copyright © 2026