BANYUMAS BARAT, PERHUTANI (03/03/2026) | Upaya penguatan kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya hutan terus dipacu Perum Perhutani KPH Banyumas Barat. Pada Selasa (03/03), Perhutani secara resmi menggelar sosialisasi pembentukan Kemitraan Kehutanan Perhutani yang difokuskan pada komoditas durian bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan Wono Rekso, Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut bertempat di wilayah RPH Cimanggu, BKPH Majenang. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan visi antara pengelola hutan dan masyarakat sekitar dalam mengoptimalkan potensi lahan tanpa mengabaikan fungsi ekologis hutan.

Administratur Perum Perhutani KPH Banyumas Barat Yohanes Eka Cahyadi dalam kesempatan tersebut diwakili Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Banyumas Barat Kaswan. Turut mendampingi, Kepala Sub Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Winasis Prasetyotomo serta Kepala BKPH Majenang Aswin bersama jajaran personel lapangan RPH Cimanggu.

Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Banyumas Barat Kaswan menyampaikan bahwa pembentukan Kemitraan Kehutanan Perhutani merupakan manifestasi transformasi pengelolaan hutan yang lebih inklusif. Ia menegaskan bahwa Perhutani ingin memastikan setiap lahan hutan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat, namun tetap dalam koridor aturan yang berlaku. Komoditas durian dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta karakteristik pohon yang mampu menjaga struktur tanah dan daya resap air.

Kepala Sub Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Banyumas Barat Winasis Prasetyotomo menjelaskan teknis pengembangan bisnis di wilayah kemitraan tersebut. Menurutnya, Desa Cimanggu memiliki mikroklimat yang sangat mendukung untuk budidaya durian unggul. Perhutani berkomitmen memberikan pendampingan agar skema kerja sama tidak hanya sebatas penanaman, tetapi juga berorientasi pada pasar dan keberlanjutan hasil.

Sementara itu, Ketua LMDH Wono Rekso Toto Budiyono menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa masyarakat Desa Cimanggu selama ini sangat bergantung pada hasil hutan dan memiliki antusiasme tinggi untuk mengembangkan budidaya tanaman buah yang lebih produktif seperti durian.

Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Perhutani KPH Banyumas Barat atas arahan yang diberikan. Dengan adanya kemitraan ini, lanjutnya, status kerja sama menjadi lebih jelas dan terarah. Pihaknya siap menjaga keamanan hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota melalui hasil panen durian di masa mendatang.

Acara diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai pemetaan batas wilayah kemitraan dan prosedur administrasi yang harus dipenuhi para penggarap. Sinergi ini diharapkan mampu menjadikan RPH Cimanggu sebagai sentra durian baru di Kabupaten Cilacap sekaligus memperkuat perlindungan hutan melalui pemberdayaan ekonomi lokal. (Kom-PHT/Byb/Twn)

Editor: Tri
Copyright © 2026