BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (06/03/2026) | Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat mengikuti Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Banyuwangi dalam rangka penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2027 yang diselenggarakan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jl.Sritanjung, Kelurahan Temenggungan, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu (04/03).
Musrenbang adalah forum partisipatif tahunan yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat untuk merencanakan, membahas, dan menyepakati prioritas program pembangunan di tingkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga nasional. Proses ini bertujuan memastikan pembangunan tepat sasaran, inklusif, dan sesuai kebutuhan warga (bottom-up).
Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbang adalah Forum yang menjadi wadah untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan Banyuwangi di tengah dinamika global serta berbagai isu strategis nasional.
“Pembangunan Banyuwangi pada 2027 akan difokuskan pada penguatan daya saing sumber daya manusia (SDM), pengembangan ekonomi berbasis hilirisasi, serta penguatan sektor pariwisata berkelanjutan dan perencanaan pembangunan daerah ke depan harus memperhitungkan situasi global yang tidak menentu,” terang Ipuk
“Perencanaan pembangunan daerah 2027 dihadapkan pada situasi global yang tidak pasti. Konflik di Timur Tengah memicu gejolak ekonomi dunia yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak, mengganggu rantai pasok, serta menekan inflasi,” ujarnya.
“Selain itu isu strategis nasional juga menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD, seperti penguatan ketahanan pangan dan energi, percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, serta pengurangan angka stunting. Transformasi ekonomi melalui hilirisasi, penguatan UMKM, digitalisasi sektor produktif, hingga reformasi pendidikan dan layanan kesehatan turut menjadi prioritas,” tuturnya.
“Kami mengajak semua pihak untuk melihat ke depan, menyikapi tantangan dan mengubahnya menjadi peluang, dengan mencari solusi terbaik untuk menstimulasi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Banyuwangi,” imbuhnya.
Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyambut baik dengan penyusunan Musrenbang Kabupaten Banyuwangi dalam rangka penyusunan Dokumen RKPD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2027 yang melibatkan Perhutani Banyuwangi Barat.
“Sebagai sebuah Perusahaan di bidang Kehutanan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentunya Perhutani mempunyai peran yang strategis untuk berkontribusi besar dalam perekonomian Kabupaten Banyuwangi,” jelas Muklisin.
“Selain pajak dalam kegiatan pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani tentunya memberikan peningkatan perekonomian masyarakat disekitar hutan melalui bidang pekerjaan lokal dalam kawasan hutan seperti sadapan, tebangan, tanaman dan juga pemanfaatan hutan lainnya,” pungkasnya. (Kom-PHT/BWB/eko).