KEDU UTARA, PERHUTANI (06/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menunjukkan dukungannya terhadap upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Rapat tersebut membahas penyusunan dokumen Livelihood Restoration Program dalam rangka proyek Solid Waste Management for Sustainable Urban Development pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Regional Magelang yang dibangun di dalam kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan Kalegen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Magelang, Senin (02/03).
Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Gandusari, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, mitra kerja sadapan, serta jajaran Perhutani KPH Kedu Utara.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen Livelihood Restoration Program yang bertujuan memastikan adanya upaya pemulihan dan peningkatan mata pencaharian masyarakat yang terdampak proyek pembangunan TPST Regional Magelang. Program ini menjadi salah satu komponen penting dalam proyek pengelolaan sampah berkelanjutan yang mengedepankan aspek sosial, ekonomi, serta kelestarian lingkungan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Magelang Yulianto menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh langkah-langkah kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak dalam rangka pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa pada prinsipnya Perhutani mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. Melalui forum koordinasi tersebut diharapkan tercipta kesepahaman bersama dalam penyusunan dokumen Livelihood Restoration Program sehingga program yang dirancang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tetap memperhatikan kelestarian kawasan hutan.
Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan serta tata kelola lingkungan yang baik.
Sementara itu, Kepala Desa Gandusari Mustofa Kamal menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dari pemerintah, Perhutani, serta mitra kerja akan memperkuat upaya perlindungan lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Ia menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi langkah penting agar seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia berharap program tersebut tidak hanya berdampak pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, perwakilan mitra kerja sadapan Khamdani, yang melakukan kegiatan penyadapan getah pinus pada kawasan hutan yang terdampak pembangunan TPST Regional Magelang, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terhadap kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan penyadapan.
Ia mengungkapkan bahwa masyarakat mitra sadapan mengapresiasi perhatian dari Perhutani, Pemerintah Desa Gandusari, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memberikan dukungan terhadap kesejahteraan mereka. Ia berharap melalui program dan koordinasi seperti ini, hubungan kerja sama yang baik dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyamakan persepsi serta menyusun langkah strategis dalam mendukung implementasi proyek Solid Waste Management for Sustainable Urban Development pada TPST Regional Magelang secara efektif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat maupun lingkungan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026