BANYUWANGI SELATAN,PERHUTANI (10/3/2026) I – Dalam upaya support dan dukungan TNI AD hadir untuk Rakyat, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan turut hadiri Lounching/peresmian Jembatan Garuda yang merupakan penghubung antar desa yang dibangun olen TNI AD/Kodim 0825 Banyuwangi untuk mempermudah akses pendidikan dan aktifitas masyarakat di Desa Seneporejo Kec. Siliragung Banyuwangi pada senin (9/3).
Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya sesaat meresmikan Jembatan Perintis Garuda tersebut menyampaikan terima kasih pada semua pihak yakni Pemkab. Banyuwangi, Perhutani Banyuwangi Selatan dan pihak terkait lainnya atas suppot dan dukungannya pada pembangunan jembatan perintis garuda yang sangat berguna dan bermanfaat untuk masyarakat, ini bukti TNI hadir untuk Rakyat dan masyarakat.
Masih Letkol Triyadi menambahkan jembatan gantung yang dibangun TNI AD ini menghubungkan Desa Seneporejo Kec. Siliragung dengan Desa Sambirejo Kec. Bangorejo Banyuwangi, yang mana sebelumnya masyarakat harus memutar jauh utuk ke desa seberang guna bersekolah, mengaji dan aktifitas masyarakat sehari hari, kini dengan adanya jembatan ini maka sangan penting dan berarti untuk masyarakat yakni dengan manfaat utama jembatan ini untuk mempermudah anak-anak sekolah dan mengaji, selain itu untum kemudahan masyakat beraktifitas ke desa sebelah tanpa memutar jarak yang jauh atau menyebrangi sungai sebelumnya. Selain itu keberadaan jembatan ini akan meningkatkan nilai ekonomi/perekonomian tumbuh kawasan tersebut dengan meningkatnya mobilitas barang dan hasil pertanian menjadi lancar, paparnya.
Pada kesempatan tersebut Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung lounching/peresmian jembatan perintis garuda yang sangat penting dan bermanfaat untuk masyarakat, karena jembatan gantung tersebut sebanagi penghubung antar desa yang dibangun olen TNI AD ini merupakan bukti komitmen TNI AD hadir untuk rakyat, selain itu dengan terbangunnya jembatan gantung tersebut mempermudah anak-anak sekolah dan mengaji, selain itu untuk kemudahan masyakat beraktifitas ke desa sebelah tanpa memutar jarak yang jauh atau menyebrangi sungai sebelumnya. Selain itu keberadaan jembatan ini akan meningkatkan nilai ekonomi/perekonomian tumbuh sekitar kawasan hutan tersebut dengan meningkatnya mobilitas barang dan hasil pertanian menjadi lancar, ungkap Wahyu.
Sementara Bupati Banyuwangi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Kab. Banyuwangi MY. Bramuda menyampaikan apresiasi dan dukungan daari pemerintah pusat dan TNI dalam pembangunan tersebut, hai ini merupakan bukti bahwa Negara hadin untuk menjawab kebutuhan akses pendidikan dan ekonomi masyarakat, dan pihaknya yakni Pemkab. Banyuwangi siaap mendukung program seperti ini, pungkasnya.( Kom-PHT/Bws/Dik).