BALAPULANG, PERHUTANI (12/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, menghadiri undangan dari Komando Resor Militer (Korem) 071/Wijayakusuma, melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0713/Brebes, dalam kegiatan survei lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) TP, tahap III dan IV. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (12/03) di kawasan hutan Perhutani KPH Balapulang, tepatnya di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Barat, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Randegan, Desa Dukuhjeruk, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes.
Kegiatan survei ini, merupakan bagian dari tahapan awal rencana pengembangan pembangunan Yonif TP, yang direncanakan berada di kawasan tersebut. Survei dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi lapangan, aspek teknis, serta memastikan kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahap selanjutnya.
Dari Perhutani, KPH Balapulang, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur, KPH Balapulang, yang didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH) serta Kepala Subseksi Perencanaan. Kehadiran jajaran Perhutani, dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap program strategis pemerintah, sekaligus memastikan bahwa setiap rencana pemanfaatan kawasan hutan tetap memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Sementara itu, dari jajaran Kodim 0713/Brebes, hadir Komandan Kodim (Dandim), Kepala Staf Kodim (Kasdim), para Komandan Rayon Militer (Danramil), Bintara Pembina Desa (Babinsa), serta anggota. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banjarharjo, yang mendampingi pelaksanaan survei di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Administratur, KPH Balapulang, Susanto, menyampaikan bahwa Perhutani, pada prinsipnya selalu terbuka untuk bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), selama kegiatan yang dilaksanakan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku serta memperhatikan kelestarian hutan.
“Perhutani, KPH Balapulang, mendukung upaya koordinasi dan survei lapangan yang dilakukan oleh jajaran TNI. Harapannya, seluruh proses yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai ketentuan serta tetap menjaga kelestarian kawasan hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0713/Brebes, Letnan Kolonel Infanteri. Ambariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi yang direncanakan sebagai bagian dari pembangunan Yonif TP, tahap III dan IV. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan lahan serta berbagai aspek pendukung lainnya sebelum memasuki tahapan berikutnya.
Kegiatan survei berlangsung dengan lancar dan penuh koordinasi antara Perhutani, TNI, serta unsur Forkopimcam Banjarharjo. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Perhutani, dan TNI, dalam mendukung program pembangunan nasional, sekaligus menjaga keamanan serta kelestarian kawasan hutan di wilayah Kabupaten Brebes. (Kom-PHT/Bpl/Mmy)
Editor: Tri
Copyright © 2026