BALAPULANG, PERHUTANI (12/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang, menghadiri undangan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Reguler ke-127, Tahun 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, pada Rabu, (11/03).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program terpadu Tentara Nasional Indonesia (TNI), bersama pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Pada kegiatan tersebut, Perhutani, KPH Balapulang, diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarharjo Timur, yang turut hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah daerah, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Administratur, KPH Balapulang, melalui Kepala BKPH Banjarharjo Timur, Purwo Karyo Utomo, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program TMMD yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, serta masyarakat, merupakan kunci keberhasilan pembangunan di wilayah pedesaan, termasuk di sekitar kawasan hutan.

“Perhutani, KPH Balapulang, sangat mendukung kegiatan TMMD, karena program ini mampu meningkatkan infrastruktur desa serta kesejahteraan masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk terus dijaga demi kemajuan wilayah dan masyarakat sekitar hutan,” ungkapnya.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli), Pangdam IV/Diponegoro, Brigadir Jenderal TNI. Abdul Haris. Dalam amanatnya, Kapok Sahli. menyampaikan bahwa program TMMD, merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya wilayah pedesaan.

Ia, menegaskan bahwa melalui TMMD, berbagai program pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, dapat dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat dan berbagai instansi terkait.

“Program TMMD, bukan hanya sekadar kegiatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga sarana mempererat kemanunggalan TNI, dengan rakyat, serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Setelah pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah hasil pembangunan yang telah dilaksanakan selama program TMMD, antara lain peninjauan pembangunan talud, pengerasan jalan desa, pengecekan program bedah rumah, pembangunan menara air, serta peninjauan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Dengan berakhirnya kegiatan TMMD Reguler ke-127, Tahun 2026, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta menjadi pemicu semangat gotong royong dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun bersama. (Kom-PHT/Bpl/Mmy)

Editor: Tri

Copyright © 2026