KEDU UTARA, PERHUTANI (16/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, mendukung kegiatan sosial berbagi takjil, yang diselenggarakan TK Tunas Rimba, lembaga pendidikan anak usia dini di bawah naungan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP), KPH Kedu Utara, kepada masyarakat di sepanjang Jalan A. Yani, Kota Magelang, pada Jumat, (13/03).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak usia dini pada momentum bulan suci Ramadan.
Aksi sosial tersebut melibatkan seluruh keluarga besar TK Tunas Rimba, mulai dari para siswa, wali murid, kepala sekolah, guru, hingga komite sekolah. Dengan penuh antusias, para siswa yang didampingi guru dan orang tua turut membagikan paket takjil, kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Pembagian takjil, menyasar berbagai kalangan pengguna jalan, seperti pengemudi ojek online, kurir pengantar paket, tukang parkir, sopir angkutan kota, juru bengkel, pejalan kaki, serta masyarakat lain yang melintas di kawasan tersebut. Kehadiran anak-anak TK, yang terlibat langsung dalam kegiatan berbagi tersebut memberikan suasana hangat dan penuh keceriaan.
Ketua Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP), KPH Kedu Utara, Susan Hastari Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran karakter bagi anak-anak dalam menanamkan nilai kepedulian sosial dan empati terhadap sesama.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak memahami bahwa berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada sesama. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini,” ujarnya.
Ia, menambahkan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan anak-anak juga menjadi sarana pendidikan karakter yang penting sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala TK Tunas Rimba, Ety Yulianti, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas agar anak-anak dapat memahami makna kepedulian secara langsung.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap orang lain,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Komite TK Tunas Rimba, Rini, yang mengapresiasi keterlibatan para wali murid dalam mendukung kegiatan sosial tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif karena selain menanamkan nilai kepedulian kepada anak-anak, juga mempererat kebersamaan antara pihak sekolah dan orang tua,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu penerima takjil, Sigit, yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, mengaku senang dan berterima kasih atas kegiatan yang dilakukan keluarga besar TK Tunas Rimba.
“Terima kasih kepada adik-adik TK Tunas Rimba, dan para guru, yang sudah berbagi takjil. Kegiatan ini sangat membantu kami yang masih bekerja di jalan menjelang waktu berbuka puasa,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak agar kelak tumbuh menjadi generasi yang memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026