PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (26/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan hutan berbasis kolaborasi melalui penandatanganan kerja sama jasa lingkungan wisata alam Welo Asri, bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Rejeki.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (25/03) di objek wisata Sikembang Park, dan ditandatangani oleh Administratur, KPH Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, bersama Ketua LMDH Sumber Rejeki, Slamet Raharjo. Acara ini, turut dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani, pengurus LMDH, serta pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Administratur, KPH Pekalongan Timur, Sugeng Bowo Leksono, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Perhutani, dalam mengoptimalkan potensi jasa lingkungan wisata alam yang ada di wilayah hutan.
Ia, menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, dan masyarakat desa hutan, dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini, menjadi langkah nyata dalam mengembangkan potensi wisata alam Welo Asri, agar dapat dikelola secara lebih profesional, memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian hutan sebagai fungsi utama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan wisata berbasis masyarakat melalui LMDH, merupakan implementasi dari Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pemanfaatan potensi yang ada secara legal dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Ketua LMDH Sumber Rejeki, Slamet Raharjo, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Perhutani, KPH Pekalongan Timur, kepada pihaknya dalam pengelolaan wisata alam Welo Asri.
Ia, menyatakan kesiapan LMDH, untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kami siap berkolaborasi dengan Perhutani, dalam mengelola dan mengembangkan wisata Welo Asri. Harapannya, kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota LMDH, dan masyarakat sekitar, baik dari sisi ekonomi maupun pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Penandatanganan kerja sama ini, juga menjadi momentum penting dalam memperkuat peran LMDH, sebagai mitra strategis Perhutani, dalam pengelolaan kawasan hutan. Dengan adanya kerja sama ini, pengelolaan wisata alam Welo Asri, diharapkan dapat berkembang lebih optimal, baik dari segi fasilitas, pelayanan, maupun daya tarik wisata.
Selain prosesi penandatanganan, kegiatan juga diisi dengan diskusi terkait rencana pengembangan kawasan wisata, peningkatan sarana dan prasarana, serta strategi promosi yang akan dilakukan secara bersama antara Perhutani dan LMDH.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan kawasan di sekitar objek wisata Sikembang Park, sebagai bagian dari evaluasi dan perencanaan pengembangan wisata berbasis hutan ke depan.
Melalui kerja sama ini, Perhutani, KPH Pekalongan Timur, optimistis bahwa wisata alam Welo Asri, akan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan yang memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian hutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. (Kom-PHT/Pkt/Ran)
Editor: Tri
Copyright © 2026